Jitunews.Com
31 Juli 2022 22:38 WIB

PayPal Diblokir, Sandiaga Uno: Negara Punya Aturan dan Harus Ditaati

Sandiaga dukung Kominfo blokir platform bandel.

Sandiaga Uno (twitter.com/sandiuno)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menjadi sasaran kritik dari pelaku industri kreatif usai PayPal diblokir. Memang Kominfo memutuskan untuk membuka akses platform pembayaran online itu, namun hanya sementara.

Kominfo memberi kesempatan bagi pengguna PayPal untuk menarik uang mereka selama lima hari terhitung dari Senin (1/8). Akan tetapi, protes tetap bergaung di media sosial.

Menparekraf Sandiaga Uno memahami keluhan pelaku kreatif tersebut. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa setiap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) harus taat aturan.



Sandiaga soal Polemik Citayam Fashion Week: Yang Terpenting Tak Ada yang Terzalimi

Oleh karena itu, Sandiaga mendukung langkah Kominfo memblokir platform yang bandel.

"Kami mendukung penuh langkah tegas @kemenkominfo untuk melakukan pemblokiran beberapa platform dan aplikasi digital luar negeri yang tidak mau melakukan pendaftaran dalam Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Ora iso sak penake dewe! (tidak bisa seenaknya sendiri)," ujarnya di akun Twitternya @sandiuno, Sabtu (30/7).

"Hal ini penting dan harus digarisbawahi bahwa setiap negara memiliki aturan tersendiri dan harus dihormati. Sama seperti kita jika hendak berbisnis di luar negeri. Harus patuh dan mengikuti aturan yang berlaku di sana," lanjutnya.

Sandiaga menjelaskan, pemerintah hanya ingin platform mendaftar, bukan membuat izin baru. Bila sudah terdaftar, dipastikan blokir itu akan dibuka dan bisa digunakan dengan semestinya.

"Kami memahami kegelisahan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap situasi ini, namun kita harus tegas memastikan bahwa lapangan kerja bisa tercipta dengan tetap menegakkan aturan yang ada," terangnya.

Ogah di Apartemen, Roy Tampan Pilih Tinggal di Citayam
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait