Jitunews.Com
29 Juli 2022 09:17 WIB

Sekjen PDIP Singgung Parpol Maju Kontestasi Terlalu Cepat, PKB: Tidak Bisa Disamakan

Hasto Kristiyanto menyebut ada partai politik yang maju kontestasi terlalu cepat

Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut ada partai politik yang maju kontestasi terlalu cepat. Wasekjen PKB, Syaiful Huda, mengaku tidak tahu Hasto menyindir partai mana.

"Saya nggak tahu persis Mas Hasto menunjukkan kritik atau sindirannya ke mana, karena kalau misalnya dialamatkan ke rencana koalisi Gerindra-PKB, sebenarnya kan (Gerindra-PKB) peristiwa kedua dalam konteks koalisi, karena sebelumnya sudah ada KIB yang sudah duluan deklarasi," kata Syaiful Huda seperti diberitakan Detikcom, Jumat (29/7).

Menurutnya, Hasto tidak bisa menyamaratakan partai politik. Huda mengatakan bahwa setiap partai politik memiliki strategi politik berbeda-beda.



PDIP Belum Umumkan Capres, Hasto: Yang Penting Sekarang Bantu Rakyat

"Jadi prinsipnya walaupun sesama parpol, tentu nggak bisa disamakan sebagaimana yang dibayangkan Mas Hasto peluit politiknya ada yang sudah dibunyikan, ada yang belum, jadi nggak mungkin peluit bersamaan karena cara melihat persoalan dan strategi politiknya berbeda-beda," ucapnya.

Huda mengatakan bahwa PKB dan Gerindra memiliki komitmen dalam mengurus rakyat. Menurutnya, ucapan Hasto tidak relevan jika ditunjukkan ke PKB dan Gerindra.

"Dalam rencana piagam deklarasi koalisi Gerindra-PKB yang akan kita tanda tangani bersama, termuat di dalamnya butir di mana kira-kira ini termasuk menjadi bagian dari cara PKB dan Gerindra untuk kerja politik, kerja pengorganisasian, dan kerja konsolidasi, mengurus rakyat juga gitu," ucapnya.

"Nah jadi saya kira perspektif kritik yang disampaikan oleh Mas Hasto saya kira ya kurang relevan kalau itu ditujukkan ke PKB dan Gerindra karena semangat kita sama, yaitu sama sama kerja politik mengurus rakyat," imbuhnya.

Sebelumnya, Hasto mengatakan bahwa pendaftaran capres-cawapres 2024 masih satu tahun lagi. PDIP menyerahkan soal capres-cawapres ke Ketum Megawati Soekarnoputri. Hasto kemudian menyinggung soal parpol yang maju kontestasi terlalu cepat.

"Pendaftaran capres baru satu tahun dari sekarang. Masih banyak hal terjadi dalam 1 tahun itu. Maka kita memilih bergerak. Capres cawapres serahkan ke Ibu Mega dan beliau akan mempertimbangkan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia," tegas Hasto.

"Bukan malah maju ke kontestasi itu terlalu cepat. Ada parpol yang begitu. Kalau kita, tenang saja. Buat kita yang penting kita konsolidasi dengan rakyat," urai Hasto.

Bukan Hilang, Mardani H Maming Ziarah Makam Wali Songo saat Dicari KPK
Halaman:
  • Penulis: Admin

Rekomendasi

 

Berita Terkait