Jitunews.Com
15 Juli 2022 09:00 WIB

Beda Penanganan Izin Holywings dan ACT, Wagub DKI: Kesalahannya Jelas

Riza menegaskan bahwa pencabutan izin Holywings tidak bisa disamakan dengan ACT

Ahmad Riza Patria (instagram.com/arizapatria)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara terkait perbedaan penanganan yang dilakukan Pemprov terkait izin lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan kafe Holywings.

Riza menegaskan bahwa pencabutan izin Holywings tidak bisa disamakan dengan ACT. Ia menyebut permasalahan Holywings sudah jelas, karena sudah ditetapkan tersangka dan ada penahanan.

"Beda ya, kalau Holywings kan kasusnya sudah tersangka, sudah ditahan. Kesalahannya jelas," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2022).



Belum Cabut Izin Operasional ACT di Jakarta, Wagub Riza Beberkan Alasannya

Sementara terkait kasus dugaan penyelewengan dana sosial yang dilakukan ACT masih dalam proses pemeriksaan polisi.

"Kalau ini kan (ACT) di kepolisian sendiri masih dalam proses," ujarnya.

Sebelumnya, Riza mengatakan bahwa pencabutan izin operasional ACT masih menunggu rekomendasi dari Dinas Sosial ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

"Nanti PTSP akan menunggu rekomendasi dari Dinsos, setelah masuk akan segera diproses. Prinsipnya ini semua dalam proses," kata dia.

Riza mengatakan bahwa jajaran di Dinas Sosial tengah melakukan evaluasi ACT. Ia pun mengatakan bahwa izin operasional ACT di Jakarta berbeda dengan Kemensos.

Meski demikian, ia menyebut pencabutan izin Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) ACT oleh Kementerian Sosial (Kemensos) secara otomastis telah membuat lembaga itu tidak bisa menjalankan operasionalnya di ibu kota.

"Artinya, ACT ini dengan izin Pengumpulan Uang dan Barang oleh Kemensos dicabut, sudah tidak bisa beroperasional, sudah tidak bisa lagi jalan," ucap dia.

"Apalagi rekening sudah diblokir dan sekarang sedang proses dalam kepolisian, kita sambil tunggu. Pemprov sendiri lagi mengevaluasi dan menunggu rekomendasi untuk segera dicabut," jelasnya.

Soal Polemik ACT, Baznas: Jangan Dibawa ke Isu Politik Apalagi Isu Islamisasi!
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait