Jitunews.Com
9 Juli 2022 06:00 WIB

Kritik Pencabutan Izin Pondok 'Mas Bechi', PKS: Kemenag Harusnya Fokus Selamatkan Santri

PKS sebut Kemenag seharusnya melakukan evaluasi terhadap proses pendidikan yang berlangsung di pesantren

Bukhori Yusuf (dpr.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf mengkritik pencabutan izin operasional Pondok Pesantren (Ponpes) Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah milik ayah pelaku dugaan pencabulan terhadap santriwati, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi di Jombang Jawa Timur.

Alih-alih mencabut izin operasional Ponpes, ia menilai Kemenag seharusnya melakukan evaluasi terhadap proses pendidikan yang berlangsung di pesantren itu. Ia menyebut Kemenag harusnya fokus menyelamatkan para santri.

"Kemenag juga mestinya lebih berfokus pada penyelamatan peserta didik dan proses pendidikannya," kata Bukhori seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (8/7/2022).



Ayah dan Simpatisan Bechi Disebut Bisa Dipidana Gegara Halangi Polisi, PKB Singgung UU TPKS

Meski demikian, ia mendesak agar Mas Bechi dijatuhi hukuman yang berat apabila terbukti melakukan tindak pidana kekerasan seksual.

"Saya mendesak penegak hukum memberikan hukuman yang berat kepada pelaku jika terbukti melakukan kejahatan seksual," ujarnya.

Izin Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Dicabut, Musni Umar Tak Setuju
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait