Jitunews.Com
5 Juli 2022 19:45 WIB

PM Polandia Minta Uni Eropa Kesampingkan Isu Perubahan Iklim, dan Fokus Perangi Rusia

PM Polandia mengatakan bahwa Uni Eropa harus kembali menggunakan bahan bakar fosil dan mengurangi ketergantungan pada pasokan gas Rusia

Ilustrasi, polusi udara. (wikipedia.org)

WARSAWA, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan bahwa Eropa harus kembali menggunakan bahan bakar fosil untuk memerangi Rusia, meski hal itu berarti tujuan mulia untuk memerangi perubahan iklim harus ditunda.

“Polandia menyadari pentingnya memerangi perubahan iklim. Namun, kita harus melakukan segala kemungkinan untuk memastikan bahwa virus neo-imperialisme tidak berkembang di halaman belakang kita sendiri,” tulis pejabat Polandia itu dalam sebuah artikel opini yang diterbitkan di Financial Times pada hari Senin (4/7).

Kritik Morawiecki terutama ditujukan pada Sistem Perdagangan Emisi (ETS) Uni Eropa, yang mengharuskan industri tertentu untuk membeli tunjangan untuk menghasilkan gas rumah kaca di pasar karbon. Didirikan pada tahun 2005, sistem ini mengharuskan pengurangan tunjangan secara keseluruhan dari waktu ke waktu untuk menekan produsen energi, maskapai penerbangan, dan pencemar utama lainnya untuk menjadi ramah lingkungan.



Ekonomi Domestik Terpuruk, Pemerintah Swedia Salahkan Vladimir Putin

Warsawa telah lama mengkritik pengaturan tersebut karena diduga mendorong harga energi lebih tinggi dari yang diperlukan. Sektor energi milik negara Polandia didominasi oleh pembangkit listrik tenaga batu bara, yang merupakan penghasil karbon dioksida yang signifikan.

Morawiecki mengatakan kenaikan harga energi saat ini di Eropa, yang dia tuduhkan pada Rusia, memerlukan tindakan drastis. Negaranya mengusulkan untuk menangguhkan perdagangan ETS dan menetapkan harga tunjangan sebesar €30 selama satu atau dua tahun.

“Ini mungkin kondisi yang diperlukan untuk mempertahankan komunitas Eropa yang kuat yang mampu melawan Rusia dan mendukung Ukraina,” katanya.

Tentara Rusia Mengaku Disiksa oleh Ukraina, Moskow Gelar Investigasi
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait