Jitunews.Com
5 Juli 2022 11:24 WIB

Gaduh Isu Penyelewengan Donasi, Kemensos Ancam Cabut Izin ACT

Kemensos akan memanggil pimpinan ACT untuk meminta keterangan terkait kabar penyelewengan donasi.

Logo ACT (ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos), Harry Hikmat mengatakan bahwa pihaknya bisa saja mencabut izin lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) apabila dikemudian hari terbukti melakukan penyimpangan. Pencabutan izin, kata dia, berdasarkan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) No 8 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengumpulan Uang atau Barang (PUB).

"Hal ini mengacu pada ketentuan Pasal 19 huruf b, Menteri Sosial berwenang mencabut dan/atau membatalkan izin PUB yang telah dikeluarkan," kata Harry melalui keterangan tertulis, Selasa (5/7/2022).

Harry menjelaskan bahwa berdasarkan peraturan itu, izin PUB dapat dicabut apabila dalam pelaksanaannya meresahkan masyarakat. Selain itu, terjadi penyimpangan atau pelanggaran pelaksaan izin PUB yang dapat menimbulkan permasalahan di masyarakat.



Tantang ACT Diaduit Soal Transaksi Terorisme, PPP: Harus Berani Buka Diri ke Publik

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil pimpinan ACT untuk meminta keterangan terkait kabar penyelewengan donasi.

"Kementerian Sosial akan memanggil pimpinan ACT, yang akan dihadiri oleh tim Inspektorat Jenderal untuk mendengar keterangan dari apa yang telah diberitakan di media massa dan akan memastikan, apakah ACT telah melakukan penyimpangan dari ketentuan, termasuk menelusuri apakah terjadi indikasi penggelapan oleh pengelola," jelasnya.

Ambil 13,7 Persen Donasi untuk Gaji, ACT Akui Lebih Besar dari Operasional Lembaga Zakat
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait