Jitunews.Com
25 Juni 2022 12:00 WIB

Pesawat AS Kembali Terbang di Atas Selat Taiwan, Begini Reaksi China

Juru bicara militer China mengatakan bahwa pihaknya menentang keras tindakan yang dilakukan oleh AS itu

Selat Taiwan (tangkapan layar Google Earth)

BEIJING, JITUNEWS.COM - Militer China mengatakan pada hari Sabtu (25/6) bahwa beroperasinya sebuah pesawat maritim AS melalui Selat Taiwan baru-baru ini sudah mengganggu membahayakan perdamaian dan stabilitas kawasan.

Dalam sebuah pernyataan tertulis yang dirilis oleh Reuters pada Sabtu (25/6), juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China Kolonel Shi Yi, mengatakan bahwa militer China telah mengorganisir pasukan udara dan darat untuk memantau pesawat AS tersebut, yang beroperasi di Selat Taiwan pada Jumat (24/6).

Dia menambahkan bahwa mereka dengan tegas menentang tindakan Amerika Serikat dan bahwa pasukan mereka tetap waspada.



NASA Bakal Bangun Reaktor Nuklir di Bulan pada 2030

Sementara itu, Angkatan Laut AS sejauh ini masih belum mengeluarkan komentar soal hal itu.

Selat Taiwan sering menjadi sumber ketegangan militer antara China daratan dan Taiwan sejak tahun 1949, atau setelah terjadinya perang saudara.

China telah mengatakan sebelumnya bahwa mereka memiliki kedaulatan dan yurisdiksi atas Selat Taiwan, sementara Amerika Serikat dan Taiwan menegaskan bahwa selat yang memisahkan pulau itu dari China adalah wilayah perairan internasional.

Ketegangan terbaru di selat itu terjadi setelah Taiwan pada Kamis telah mengerahkan jet untuk mengusir 22 unit pesawat militer China yang memasuki wilayah udara Taiwan.

 

Negara-negara G7 Diminta Bantu Atasi Krisis Kelaparan Global
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait