Jitunews.Com
28 Mei 2022 18:49 WIB

Rusia Desak Semua Pihak Cabut Sanksi atas Korea Utara

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut pemerintahan AS sudah kehabisan alat untuk meredakan ketegangan di Semenanjung Korea

Pyongyang, Korea Utara (BFI)

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Situasi rumit di Semenanjung Korea tidak bisa diselesaikan dengan pengetatan kebijakan sanksi terhadap Korea Utara. Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Sabtu (28/5). Menurutnya, stabilitas di kawasan tersebut bisa dicapai dengan upaya politik dan diplomatik.

“Kami dengan tulus mendesak semua orang untuk menjauh dari eskalasi yang mengarah ke jalan buntu dan melanjutkan pencarian kolektif untuk solusi politik dan diplomatik. Ini adalah satu-satunya cara yang mungkin untuk mengurangi tingkat konfrontasi dan risiko yang tidak dapat diterima, meningkatkan kepercayaan dan, pada akhirnya, mencapai solusi jangka panjang untuk situasi di sekitar Semenanjung Korea, yang akan mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terlibat," kata Zakharova dalam sebuah pernyataan, dikutip Sputniknews.

Ia menekankan bahwa langkah Amerika Serikat memperkenalkan resolusi pemberatan sanksi terhadap Korea Utara kepada Dewan Keamanan PBB menunjukkan bahwa pemerintahan Joe Biden telah kehabisan alat lain untuk meredakan ketegangan.



Kanselir Jerman Bilang Vladimir Putin Tak Akan Memenangkan Perang di Ukraina

“Kami yakin bahwa kebijakan untuk meningkatkan tekanan sanksi terhadap Korea Utara telah mencapai batasnya pada tahap ini. Memperkenalkan pembatasan internasional baru adalah salah dan sia-sia, dan dari sudut pandang konsekuensi kemanusiaan mereka, itu tidak manusiawi, terutama mengingat penyebaran virus corona," tegas Zakharova.

Dia mencatat bahwa Pyongyang selama ini menjadi negara yang tertinggal karena kebijakan sanksi PBB yang sudah berlangsung lama.

Parlemen Uni Eropa Ingin Ukraina Segera Dapatkan Status Negara Kandidat Anggota
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait