Jitunews.Com
25 Mei 2022 11:25 WIB

Jokowi Tunjuk Luhut Urus Minyak Goreng, PKS: Membuat Kerja Antar-kementerian Jadi Tidak Harmonis

Mulyanto menilai penunjukan Luhut meminggirkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Luhut Binsar Pandjaitan dan Joko Widodo (maritim.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menunjuk Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menangani persoalan minyak goreng. Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR, Mulyanto, menilai penunjukan tersebut meminggirkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Kalau seperti ini, menunjuk sakarebnya dhewe, menyerahkan tanggung jawab kebijakan perminyakgorengan kepada Menko Marinvest, terkesan loncat pagar dan meminggirkan peran Menko Perekonomian, yang selama ini mengkoordinasikan urusan perminyakgorengan," kata Mulyanto kepada wartawan, Rabu (25/5).

Mulyanto menilai Jokowi terlihat frustasi dengan persoalan minyak goreng. Mulyanto menyebut harga minyak goreng tidak bisa dikendalikan oleh pemerintah.



Kritik TNI Aktif Jadi Pj Kepala Daerah, PKS: Tidak Produktif Kasihan Daerah yang Bersangkutan

"Tetap di atas HET. Ini mungkin yang bikin frustasi Presiden," ujar Mulyanto.

Menurutnya, penunjukkan Luhut ini bisa membuat kerja antar-kementerian tidak harmonis.

"Jelas kondisi ini akan membuat kerja antar-kementerian menjadi tidak harmonis. Jadi, memang tidak keliru-keliru benar, kalau netizen memberi gelar Luhut Binsar Panjaitan sebagai menteri segala urusan alias perdana menteri," ungkap Mulyanto.

Luhut Tangani Masalah Minyak Goreng, PKB: Saya Percaya Pak Luhut Mampu
Halaman:
  • Penulis: Admin

Rekomendasi

 

Berita Terkait