Jitunews.Com
24 Mei 2022 22:20 WIB

Perlu Waktu Belasan Tahun bagi Ukraina untuk Gabung dengan Uni Eropa

Menteri Urusan Eropa Perancis, meyakini bahwa diperlukan waktu 15 hingga 20 tahun bagi Ukraina untuk mendapatkan status keanggotaan Uni Eropa

Bendera Ukraina (istimewa)

PARIS, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Perancis urusan Uni Eropa Clement Beaune pada Minggu (22/5) mengatakan bahwa "tidak ada aksesi jalur cepat" bagi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa. Ia menegaskan bahwa proses aksesi akan memakan waktu "sangat lama", yakni belasan tahun.

“Kita harus jujur. Jika kita mengatakan bahwa Ukraina akan bergabung dengan Uni Eropa dalam enam bulan, satu tahun atau dua tahun, kita berbohong. Itu tidak benar. Mungkin 15 atau 20 tahun. (Proses aksesi) itu membutuhkan waktu yang sangat lama,” kata Beaune dalam sebuah siaran radio, dikutip RT.com.

"Saya tidak ingin menawarkan ilusi atau kebohongan apa pun kepada Ukraina," tambahnya.



Ekonomi Rusia Tetap Terbuka, Putin: Kami Akan Memperluas Kerjasama

Meski demikian, ia mengatakan bahwa Ukraina masih bisa bergabung dengan komunitas politik Eropa yang sebelumnya digagas oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron.

"Sementara itu, kami berutang kepada Ukraina ... sebuah proyek politik yang dapat mereka masuki," kata Beaune.

Awal bulan ini, Macron mengakui bahwa proses aksesi UE Ukraina dapat memakan waktu “beberapa dekade.”

“Bahkan jika kami memberi mereka status kandidat besok, kami semua tahu betul bahwa proses memungkinkan mereka untuk bergabung akan memakan waktu beberapa tahun, sebenarnya beberapa dekade,” katanya pada sesi Parlemen Eropa di Strasbourg pada 9 Mei.

PM Belanda Sebut Peluang Ukraina Gabung dengan Uni Eropa Sangat Kecil
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait