Jitunews.Com
14 Mei 2022 19:49 WIB

Turki Tolak Rencana Swedia dan Finlandia Gabung dengan NATO

Presiden Turki menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mendukung rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung menjadi anggota NATO

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (istimewa)

ISTANBUL, JITUNEWS.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak akan mendukung rencana Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO. Pernyataan tersebut menandakan kemungkinan rintangan bagi kedua negara untuk bergabung dengan aliansi militer transatlantik tersebut, mengingat Turki, yang merupakan anggota NATO, bisa saja melakukan veto.

Berbicara kepada wartawan di Istanbul pada hari Jumat, Erdogan mengatakan Turki, yang sudah menjadi bagian dari NATO, tidak memiliki "pandangan positif" tentang langkah negara-negara Skandinavia tersebut untuk bergabung dengan NATO. Ia menuduh kedua negara selama ini merupakan "rumah bagi organisasi teroris".

“Tidak mungkin bagi kami untuk mendukungnya (rencana Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO),” kata Erdogan, dikutip Al Jazeera.



Pengiriman Senjata dari AS ke Ukraina Kemungkinan Akan Terhenti jika...

Turki telah berulang kali mengkritik Swedia dan negara-negara Eropa Barat lainnya karena tidak tegas dalam menangani organisasi yang dianggap sebagai kelompok "teroris" oleh pemerintah Turki, termasuk Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG), serta para pengikut Cendekiawan Muslim yang berbasis di Amerika Serikat, Fethullah Gulen.

Ankara mengatakan bahwa Gulen dan para pendukungnya telah berusaha melakukan aksi kudeta pemerintahan Turki pada tahun 2016 silam.

Kepala Pentagon Desak Rusia Hentikan Serangan di Ukraina
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait