Jitunews.Com
14 Mei 2022 12:31 WIB

Kepala Pentagon Desak Rusia Hentikan Serangan di Ukraina

Menteri Pertahanan AS telah melakukan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Rusia, dimana keduanya membahas soal isu keamanan termasuk situasi konflik di Ukraina

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin (reuters)

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Austin Lloyd kembali mendesak Rusia untuk segera menghentikan pertempuran di Ukraina. Desakan tersebut ia sampaikan secara langsung kepada Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu melalui sambungan telepon.

Dalam sebuah postingan di Twitter pada Jumat (13/5), Austin mengkonfirmasi bahwa pembicaraan antara dirinya dengan Shoigu tersebut merupakan yang pertama sejak 18 Februari 2022.

"Saya mendesak gencatan senjata segera di Ukraina dan saya menekankan pentingnya menjaga jalur komunikasi," cuit Austin.



Swiss Cairkan Aset Rusia Senilai $3.4 M yang Dibekukan oleh Uni Eropa

Desakan tersebut ia lontarkan setelah pasukan militer Rusia melanjutkan serangan mereka di wilayah Donbas, Ukraina Timur, yang telah memaksa pemerintah AS untuk mengirimkan bantuan tambahan, berupa senjata dan bantuan kemanusiaan, senilai miliaran dolar kepada pemerintahan volodymyr Zelensky di Kiev.

Austin telah mencoba beberapa kali untuk berbicara dengan Shoigu sejak invasi Moskow ke tetangganya dimulai pada 24 Februari, tetapi para pejabat mengatakan pihak Rusia tampaknya tidak tertarik untuk melakukannya.

Dilansir dari Al Jazeera, seorang pejabat AS, yang tidak disebut namanya, mengatakan bahwa percakapan telepon antara kedua menteri pertahanan tersebut berlangsung sekitar satu jam.

Sementara itu, menurut laporan dari media Rusia, TASS, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pembicaraan melalui sambungan telepon tersebut terjadi "atas inisiatif dari pemerintah Amerika Serikat".

“Isu-isu topikal keamanan internasional dibahas, termasuk situasi di Ukraina,” kata TASS, mengutip pernyataan dari Kemenhan Rusia.

Rusia telah berulang kali memperingatkan Washington dan sekutu Eropanya agar tidak memberi Kyiv artileri berat dan senjata lain yang diminta oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, untuk melawan serangan Rusia. Moskow memperingatkan bahwa pasukannya akan menghancurkan senjata-senjata yang dikirim oleh negara-negara NATO tersebut.

 

Pengiriman Senjata dari AS ke Ukraina Kemungkinan Akan Terhenti jika...
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait