Jitunews.Com
24 April 2022 13:48 WIB

Ketum IDI Temui Panglima TNI, Bahas Nasib dr Terawan

Pemberhentian tetap dr Terawan dari keanggotaan IDI bukan berarti pemberhentian seumur hidup.

dr Adib Khumaidi dan Jenderal TNI Andika Perkasa (YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) beberapa waktu lalu menemui Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta. Kedatangan rombongan IDI yang dipimpin oleh Ketua Umum PB IDI, dr Adib Khumaidi SpOT. ini bertujuan untuk mengenalkan jajaran kepengurusan yang baru serta menyampaikan keputusan Munas IDI tentang pemberhentian dr Terawan Agus Putranto.

Hadir pada pertemuan tersebut, Ketua Purna PB IDI, Prof Dr I O Marsis, SpOG (K); Sekjen IDI, Dr. Ulul Albab, Sp.OG; Bendahara Umum IDI, Dr Wirawan Jusuf MPH; dan jajaran pengurus PB IDI lainnya.

Dr Adib di hadapan Panglima TNI menjelaskan ketetapan Muktamar tentang pemberhentian Terawan dari keanggotaan IDI. Ia menyebut keputusan itu sebagai konsekuensi amanah yang harus diembannya sebagai Ketum PB IDI dalam menjalankan ketetapan Munas IDI.



Ingatkan Dokter yang Masih Pakai 'Cuci Otak' Ala Terawan, IDI: Kita Sidang Etik

Meski begitu, kata dr Adib, pemberhentian tetap dr Terawan dari keanggotaan IDI bukan berarti pemberhentian seumur hidup. Jadi, masih ada ruang bagi dr Terawan jika ingin kembali. Dia memastikan ada celah hukum bila mantan menkes itu ingin kembali ke IDI.

“Kalau beliau (dr Terawan -red) bersedia menjadi anggota kembali, saya akan buatkan forum secara internal. Dan saya yakin rumah besarnya dokter seluruh Indonesia adalah IDI, siapapun yang mau masuk pasti akan kita terima,” ujar dr Adib kepada Panglima TNI yang dikutip dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Minggu (24/4).

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mempertanyakan soal nasib dr Terawan yang selama ini berpraktik di RSPAD Gatot Soebroto. Menurutnya, keputusan IDI sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan Terawan di rumah sakit tersebut.

Mantan Komandan Paspampres itu pun juga siap 'menjembatani' antara IDI dan dr Terawan untuk menyelesaikan polemik yang telah berlarut-larut ini.

“Kami ikut, tinggal nanti apa yang harus kami lakukan. Misalnya apapun keputusan IDI, apakah itu berpengaruh terhadap izin praktik Dokter Terawan di RSPAD,” imbuh Jenderal Andika.

Gatot Nurmantyo Dituding jadi Dalang Demo 11 April, Begini Tanggapannya
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait