Jitunews.Com
23 April 2022 16:45 WIB

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng, Golkar: Sekarang Presiden Sudah Meledakkan Bom

Politikus Golkar sebut Jokowi berpihak pada rakyat

Nusron Wahid. (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng. Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar, Nusron Wahid, menilai bahwa kebijakan itu membuktikan bahwa Jokowi berpihak pada rakyat.

"Ini bukti Presiden menyatakan perang terhadap pengusaha dan memilih berpihak pada rakyat," kata Nusron seperti dalam keterangannya, Sabtu (23/4).

Menurutnya, Jokowi sudah cukup sabar memberikan kesempatan kepada industri minyak goreng agar menurunkan harga.



Larangan Ekspor Minyak Goreng Dinilai Kacaukan Pasar, YLKI: Yakin Terserap Semua?

"Hal itu terlihat saat pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng di angka Rp14 ribu per liter, stok minyak goreng kemasan langsung langka di pasaran. Sementara saat HET dicabut, stok minyak goreng kembali langsung melimpah," ucapnya.

Nusron mengatakan bahwa wajar Jokowi melarang ekspor minyak goreng setelah Kejaksaan Agung menangkap pengusaha minyak goreng.

"Salah sendiri diajak baik-baik sama Presiden (untuk turunkan harga) pada tidak mau, dengan dalih harga internasional. Ibarat perang, sekarang Presiden sudah meledakkan bom. Habis itu pengusaha nangis-nangis dan ampun-ampun," kata Nusron.

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng, Andre Rosiade: Akhirnya Aspirasi Gerindra Diwujudkan
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait