Jitunews.Com
22 April 2022 11:04 WIB

5 Keistimewaan Iktikaf di 10 Hari Terakhir Ramadan, Terhindar dari Maksiat Salah Satunya

Menepi dari riuhnya dunia bisa menghindarkan manusia dari perbuatan maksiat.

Iktikaf (islami.co)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Beribadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan diyakini akan diganjar pahala yang berlipat-lipat dari Allah. Iktikaf merupakan salah satu amalan yang dianjurkan di pengujung bulan Suci umat Islam.

Iktikaf sendiri merupakan berdiam diri di masjid sembari melakukan kegiatan yang bernilai ibadah. Adapun keistimewaan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.

- Berpotensi Mendapatkan Lailatul Qadar



Lailatul Qadar Malam Mulia, Kenali Ciri-ciri Orang yang Mendapatkannya

Peluang bagi seseorang untuk memperoleh Lailatul Qadar kian lebar jika ia beriktikaf pada pengujung Ramadan. Lailatul Qadar diyakini jatuh pada hari ganjil dalam sepuluh hari terakhir Ramadan. Dengan iktikaf, seseorang akan lebih fokus beribadah dan sangat berkesempatan menemui malam yang lebih baik dari seribu bulan.

- Terhindar dari Maksiat

Menepi dari riuhnya dunia bisa membuat seseorang terhindari dari beragam jenis perilaku maksiat. Misalnya, menebar kabar yang tak jelas kebenarannya. Berdiam di masjid sembari ibadah tentu lebih jauh berfaedah.

- Khusyuk dalam Salat

Iktikaf dapat memperbaiki kualitas ibadah, terutama salat. Karena ketika menjalankan iktikaf, seseorang terus melatih fokus kepada Allah.

- Banyak Momen Kontemplatif

Di masa iktikaf, seseorang akan lebih banyak merenungi perbuatan yang sudah lalu ketimbang memikirkan keburukan orang lain. Hasil renungan itu tentu penting sebagai pijakan memperbaiki diri.

- Jadi Pribadi yang Lebih Sabar

Iktikaf juga bisa mendorong seseorang untuk sabar selama menjalankan ibadah. Misalnya, salat dengan tidak tergesa-gesa. Alih-alih buru-buru, seseorang mencoba menikmati berbagai ibadah yang ia tunaikan.

Lebih Mustajab, Ini 7 Waktu yang Tepat untuk Berdoa
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait