Jitunews.Com
7 April 2022 10:05 WIB

Hasil Survei Masyarakat Takut Sampaikan Pendapat, Demokrat: Alarm Bahaya

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa 62,9 persen responden takut menyampaikan pendapat

Herzaky Mahendra Putra (instagram.com/herzakymahendra)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa 62,9 persen responden takut menyampaikan pendapat. Partai Demokrat menilai bahwa hal itu menjadi alarm bahaya untuk demokrasi.

"Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan rakyat makin takut berpendapat di era Jokowi. Ini alarm bahaya buat demokrasi kita," kata Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangannya, Rabu (6/4).

Herzaky mengatakan bahwa masyarakat takut menyampaikan pendapatnya karena takut didatangi oleh aparat atau sosial media diserang oleh pihak tertentu. Menurutnya, hal itu bisa membuat masyarakat tidak tenang.



Dukung Jokowi soal Menteri Dilarang Bahas Penundaan Pemilu, PD: Harusnya Sejak Awal

"Jika tiap warga masyarakat yang berbeda pendapat, lalu didatangi oleh aparat, seperti yang terjadi di Wadas, bagaimana masyarakat bisa berani menyampaikan pendapatnya?" ucapnya.

"Jika bersuara kritis di media sosial, mendadak media sosialnya diserang oleh para pendengung, bagaimana masyarakat bisa tenang dalam berekspresi?" sambung Herzaky.

Herzaky menagih janji pemerintah untuk merevisi UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Herzaky meminta pemerintah tidak manis di depan saja.

"Pemerintah jangan hanya manis di depan, tapi berbeda di kenyataan," kata Herzaky.

Jokowi Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu, PDIP: Menjadi Batu Uji
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait