Jitunews.Com
5 April 2022 09:29 WIB

Soal Klitih, Gubernur DIY Minta Pelaku Diproses Hukum Tanpa Pandang Usia

Klitih bukan sekadar kenakalan remaja.

Sri Sultan Hamengku Buwono X (radarjogja)

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM – Kejahatan jalanan oleh remaja, atau lebih dikenal dengan istilah klitih, masih membuat cemas warga Yogyakarta hingga kini. Merespons hal ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pelaku klitih diproses hukum tanpa pandang usia.

"Pelanggaran pidana, saya kira dicari aja diproses. Kalau saya itu sudah berlebih kalau itu. Diproses saja secara hukum," ujar Sultan, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Selasa (5/4).

Pernyataan itu berkaitan dengan kasus klitih pada Minggu (3/4) dini hari. Korbannya adalah Daffa Adzin Albazith (17), warga Kebumen, Jawa Tengah. Ia tengah mengenyam pendidikan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.



Muncul Fenomena Kerajaan Baru, Sultan Yogya Beri Komentar

Sultan berharap pelaku segera ditangap. Ia meminta proses hukum diberlakukan meski pelaku tergolong remaja maupun anak-anak.

"Iya (diproses hukum) perkara nanti (pelaku) anak ini pidana ya sampai meninggal ya. Penegak hukum bisa cari cara dia diproses di pengadilan," tegas Sultan.

"Menurut saya itu melanggar hukum. Bukan klitih kenakalan anak saja, tapi sudah terlalu jauh," lanjutnya.

LokerJogja.id, Solusi Mudah Pasang Info Lowongan Kerja Jogja Lebih Efektif
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait