Jitunews.Com
1 April 2022 05:30 WIB

Tak Setuju Tes Renang Seleksi TNI Dihapus, Golkar: Prajurit Harus Siap Perang di Segala Medan

Golkar menilai syarat renang seharusnya tidak dihapus dalam proses seleksi TNI.

Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR dari fraksi Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi tidak mempermasalahkan keputusan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang membolehkan keturunan PKI mendaftar sebagai tentara.

"Bila soal keturunan PKI bisa mendaftar, saya rasa tidak masalah, kan belum tentu diterima," kata Bobby dilansir CNNIndnesia.com, Kamis (31/3/2022).

Meski demikian, ia menyoroti keputusan penghapusan syarat renang dalam proses seleksi TNI. Ia mengatakan bahwa prajurit harus siap berperang di situasi dan kondisi apapun.



Beda Sikap ke AHY, Pakar Sebut Surya Paloh Dampingi Airlangga sebagai Perlawanan Pihak yang Nyerang

Dengan dihapusnya syarat renang, kata dia, hanya akan menambah biaya pelatihan renang bagi prajurit TNI yang terpilih namun tidak bisa renang. Oleh karena itu, ia menilai syarat renang seharusnya tidak dihapus dalam proses seleksi TNI.

"Prajurit (TNI) kan harus siap perang di segala medan, dan keahlian renang bukan soal pemerataan kesempatan tapi soal kemampuan fisik dasar prajurit, yang akan menambah biaya pelatihan dan tambahan waktu," pungkasnya.

Bersyukur Keturunan PKI Boleh Daftar TNI, PDIP: Tidak Mengikat Leluhurnya
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait