Jitunews.Com
25 Maret 2022 08:00 WIB

Ingin Kerja di Bidang Finansial? Yuk Tengok Berapa Penghasilannya Tiap Bulan

Pekerjaan di bidang finansial atau keuangan sampai saat ini masih menjadi salah satu bidang profesi favorit

Ilustrasi (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pekerjaan atau profesi di bidang finansial atau keuangan sampai saat ini masih menjadi salah satu bidang profesi favorit baik di kalangan pencari kerja maupun kalangan profesional. Hal tersebut yang menjadikan persaingan kerja di bidang finansial atau keuangan sangat ketat. Bekerja di bidang ini membutuhkan ketelitian, ketekunan, dan keahlian di bidang keuangan yang tidak sembarangan.

Tugas dan Keahlian yang Dibutuhkan

Secara umum, tugas dari pekerja di bidang finansial atau keuangan ini, antara lain:



Catatkan Laba Kotor Rp 2,6 Triliun, bank bjb Siap Hadapi Tahun 2022 dengan Optimisme
  • Menerima dan menyetor pembayaran dan hasil – hasil transaksi keuangan di perusahaan
  • Mengatur pemasukan dan pengeluaran perusahaan
  • Melakukan pencatatan dokumen – dokumen, bukti – bukti transaksi, dan laporan keuangan perusahaan
  • Bertanggung jawab atas tugas – tugas yang diberikan perusahaan kepada manager keuangan atau finance manager

Sedangkan keahlian yang dibutuhkan oleh seseorang yang ingin bekerja di bidang keuangan, secara umum antara lain:

  • Memiliki kemampuan pemahaman bisnis, keuangan, dan akuntansi, dan ilmu – ilmu finansial
  • Analisis data, dibutuhkan dalam fungsi pengelolaan keuangan
  • Pemahaman tentang bisnis secara keseluruhan untuk memberi masukan serta strategi tentang fungsional kerja
  • Kemampuan manajerial, interpretasi angka, berpikir logis, penguasaan bahasa asing, dan orientasi terhadap detil dan ketelitian.
  • Memiliki kemampuan problem solving, integritas, serta objektivitas

Gaji Pekerja di Bidang Finansial

Jenis profesi atau pekerjaan di bidang finansial memiliki tugas dan tanggung jawab masing – masing. Semakin berat tugas dan tanggung jawab yang dimiliki, maka semakin besar pula pendapatan atau gaji yang diterima. Berikut ini kisaran gaji profesi pekerja di bidang finansial menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, US News & World, dan sumber – sumber lainnya. Untuk info lebih lengkap, silahkan kunjungi https://investbound.com/gaji-pialang-saham/

1. Manajer keuangan

Manajer keuangan memiliki tanggung jawab atas keseluruhan kesehatan keuangan organisasi atau perusahaan. Tugas manajer keuangan antara lain membuat laporan – laporan keuangan perusahaan, laporan arus kas perusahaan, mengawasi transaksi keuangan perusahaan, dan memproyeksikan laba. Pendapatan atau gaji yang diterima oleh manajer keuangan berkisar kurang lebih IDR 3.764.386 sampai IDR 14.312.373 per bulannya.

2. Penasihat keuangan

Penasihat keuangan memiliki tugas untuk membuat rencana keuangan nasabah atau klien baik itu perorangan atau perusahaan, mengidentifikasi dan mengawasi penerapan rencana keuangan untuk mencapai tujuan – tujuan keuangan nasabah atau klien. Kisaran pendapatan atau gaji yang diperoleh seorang penasihat keuangan antara IDR 2.954.770 sampai IDR 10.505.518 per bulannya

3. Pialang saham atau broker saham

Broker saham adalah penghubung antara bursa saham dan investor. Seorang broker mendapatkan gaji dari perusahaan dan komisi dari tiap transaksi saham yang dilakukan oleh investor melalui jasanya. Pendapatan atau gaji dari seorang broker berkisar IDR 4.500.000 setiap bulan. Tapi bisa menjadi lebih tinggi apabila mendapatkan komisi yang besar dari tiap transaksi yang dilakukan.

4. Penasihat investasi

Penasihat investasi atau disebut juga manajer investasi bertugas memberikan masukan – masukan kepada investor untuk tiap transaksi saham yang dilakukan. Pendapatan gaji seorang penasihat investasi bisa mencapai IDR 22.800.000 per bulannya dan masih bisa lebih besar jika dinilai dengan komisi yang diterima.

5. Ekonom (ahli ekonomi)

Seorang ekonom atau ahli ekonomi memiliki peran untuk menganalisis data keuangan tingkat lanjut seperti pola dan perilaku ekonomi, memprediksi tren keuangan di masa depan dan juga membuat keputusan. Besarnya pendapatan seorang ekonom juga bergantung pada tingkat pendidikan dan keahlian yang bersangkutan. Jika ditaksir, gaji seorang ekonom atau ahli ekonom berkisar antara IDR 2.640.954 hingga IDR 10.839.866 per bulan.

6. Aktuaris

Seorang aktuaris ini adalah seorang ahli yang tugasnya mempelajari resiko yang perlu diantisipasi menggunakan model keuangan dan statistik. Aktuaris biasanya dibutuhkan oleh perusahaan investasi, bank, perusahaan asuransi, dan pemerintah. Pendapatan atau gaji yang diperoleh seorang aktuaris $102.880 per tahunnya.

7. Akuntan dan Auditor

Seorang akuntan dan auditor menurut data dari Biro Statistik Tenaga Kerja, bisa memperoleh gaji rata – rata $71.550 per tahun hingga mencapai $100.000 lebih per tahun jika memiliki sertifikasi dan menjadi Akuntan Publik Bersertifikat (CPA).

8. Ahli statistik

Seorang ahli statistik dibutuhkan di berbagai bidang seperti keuangan, olahraga, keselamatan publik, dan lainnya. Ahli statistik memperoleh gaji per tahunnya mencapai $87.780. Bertugas mengumpulkan, menafsirkan data, dan menganalisis data untuk mendukung keputusan dan perencanaan bisnis. Untuk menjadi seorang ahli statistik perlu gelar master statistik agar dapat terjun ke lapangan pekerjaan.

9. Analis keuangan

Seorang analis keuangan memiliki tugas mempelajari tren ekonomi, menyiapkan laporan keuangan, merekomendasikan investasi dan mengevaluasi investasi kepada perusahaan. Mereka biasanya ditempatkan di firma riset keamanan, firma investasi, dan bank. Gaji atau pendapatan yang diperoleh seorang analis keuangan berkisar rata – rata $85.660 per tahunnya.

10. Analis anggaran

Bertugas untuk membuat laporan anggaran, memastikan proposal anggaran tidak menyalahi hukum dan aturan, dan melacak anggaran pengeluaran perusahaan. Seorang analis anggaran dapat bekerja di instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga lainnya. Gaji seorang analis anggaran rata – rata sekitar $76.540 per tahun.

11. Analis resiko kredit

Profesi analis resiko kredit memiliki peluang gaji atau pendapatan rata – rata $71.520 per tahun. Tugas seorang analis resiko kredit diantaranya mengevaluasi sejarah kredit, menganalisis kondisi keuangan individu, produk investasi dan bisnis, melindungi perusahaan dari eksposur pinjaman yang beresiko tinggi. Keputusan seorang analis resiko kredit dapat mempengaruhi persyaratan pinjaman dan tingkat suku bunga.

Itulah beberapa profesi di bidang finansial serta gaji yang diperoleh.

Sukses Lakukan Right Issue, bank bjb Optimis Jadi 'Tandamata untuk Negeri'
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait