Jitunews.Com
25 Maret 2022 05:45 WIB

Kepala Otorita Buka Opsi Warga Patungan Bangun IKN, PKS: Mestinya Masyarakat Dikurangi Bebannya

Masyarakat belum tentu setuju dengan opsi tersebut.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (mpr.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Opsi warga patungan untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dianggap absurd oleh politikus PKS Hidayat Nur Wahid (HNW). Menurutnya, pemerintah seharusnya bekerja untuk meringankan beban rakyat.

Wakil Ketua MPR RI itu menilai skema crowd funding sama sekali tak membahagiakan rakyat. Lagipula, kata HNW, kenaikan harga sembako tengah menjadi persoalan bangsa saat ini.

“Mestinya masyarakat dikurangi bebannya oleh pemerintah akibat kenaikan harga sembako dll, bukan malah dibebani dengan pendanaan IKN, yang belum tentu mereka setujui,” cuitnya lewat akun Twitter @hnurwahid, dikutip Jumat (25/3).



Optimis Jakarta Semakin Maju Usai Ibu Kota Pindah, Wagub Riza: Saingannya Washington-Sydney

Hal senada juga disampaikan oleh politikus PKS lainnya, Mardani Ali Sera. Wacana pembangunan IKN dengan skema crowd funding yang digagas Kepala Otorita Bambang Susantono itu terkesan aneh.

“Ini proyek pemerintah, mestinya pake dana yang negara sediakan atau investasi swasta," kata Mardani.

Anggota Komisi II DPR RI ini juga mengingatkan masalah mekanisme penggalangan dana akan sangat kompleks. "Mesti diperjelas alokasi dana via crowd funding itu seperti apa. Karena kita masyarakat dilibatkan, jangan-jangan konglomerat yang menguasai,” pungkasnya.

Puan Sebut Orang Sekitar Jokowi Pengaruhi Penundaan Pemilu, PKS Singgung Nama Luhut
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait