Jitunews.Com
29 Januari 2022 06:59 WIB

Pemindahan IKN ke Kaltim Disebut Tak Elok, PKS: Ibarat Buka Warung Tapi Lapaknya Punya Orang Lain

PKS khawatir pemindahan IKN yang dipaksakan akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari

Ibu kota negara di Kaltim (pasardana.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Fraksi PKS, Mulyanto meminta pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ditunda. Ia menyebut banyak hal yang dipaksakan dalam pemindahan IKN.

"Perpindahan IKN ini secara hukum harus ditunda pelaksanaannya hingga masalah ini benar-benar jelas. Masak Ibu Kota Negara dibangun di lahan milik orang," kata Mulyanto dalam keterangannya, Sabtu (29/1/2022).

Mulyanto menilai pemindahan IKN ke Kalimantan tidak elok. Ia mengkritik pembangunan IKN dilakukan di lahan orang layaknya membuka warung di lapak orang lain.



Habis Marah Terbitlah Lagu, Ian Kasela Singgung Penghina Kalimantan

"Ibaratnya mau buka warung tapi lapaknya masih punya orang lain. Sangat tidak elok," ujarnya.

Ia khawatir pemindahan IKN yang dipaksakan akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Alasan itulah, kata dia, yang membuat PKS secara tegas menolak UU IKN.

"Kejadian ini semakin menguatkan alasan PKS menolak UU IKN. PKS menilai ada banyak hal yang dipaksakan. Dan bila ini diteruskan akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari," ucap dia.

PDIP Sodorkan Ahok Jadi Kepala Otorita IKN, PKS ke Jokowi: Semoga yang Tidak Menimbulkan Kegaduhan Politik
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait