Jitunews.Com
25 Januari 2022 14:48 WIB

Novel PA 212 Beberkan Inti Pernyataan Edy Mulyadi: Bela Rakyat Kalimantan agar Tak Jadi Korban Oligarki

Viralnya kasus Edy diduga sebagai bentuk pengalihan isu pemindahan IKN.

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). (Jitunews/Khairul Anwar)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Di tengah hujatan yang mendera Edy Mulyadi pasca menyebut Kalimantan ‘tempat jin buang anak’, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin hadir memberikan pembelaan.

Novel membuka perspektif lain dalam pernyataan Edy itu. Menurutnya, Edy bermaksud menolak wacana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) sekaligus melindungi masyarakat Kalimantan.

“Apa yang diucapkan Edy Mulyadi adalah bentuk pembelaan terhadap rakyat Kalimantan agar jangan menjadi korban kepentingan oligarki,” kata Novel, seperti dikutip dari jpnn.com, Selasa (25/1).



Minta Maaf Usai Dianggap Hina Kalimantan, Edy Mulyadi: Monas-BSD Dulu Juga Tempat Jin Buang Anak, Istilah Saja

Selain itu, Novel menilai pernyataan caleg PKS di Pemilu 2019 itu tak mengandung unsur SARA sehingga tidak bisa dipidanakan.

“Dari yang saya amati tak lain beliau berbicara pada konteks tempat atau lokasi hutan dengan penuh bekas pertambangan,” jelasnya.

Mantan politikus Partai Bulan Bintang itu lantas menduga viralnya kasus Edy Mulyadi merupakan pengalihan isu atas persoalan pemindahan IKN Jakarta ke Kalimantan.

Geram Kalimantan Dihina, Ian Kasela Semprot Edy Mulyadi
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait