Jitunews.Com
25 Januari 2022 06:06 WIB

Kritik Program Naturalisasi, DPRD DKI: Anies Takut Disebut Tukang Gusur

DPRD DKI menilai Anies tebang pilih dalam melaksanakan Perda

Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. (Rmol)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengkritik program naturalisasi sungai di ibu kota yang tidak kunjung terlaksanakan. Padahal, kata dia, program tersebut sudah diatur dalam Perda yang disepakati Pemprov DKI dan DPRD.

Edi menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan takut dianggap sebagai tukang gusur.

"Tapi faktanya Gubernur tidak melaksanakan perintah Perda tersebut dan tidak mau melaksanakan pembebasan lahan. Gubernur takut disebut tukang gusur," kata Pras dalam keterangan tertulis, Senin (24/1/2022).



Dipindah dari Bali ke Jakarta, Wagub DKI Pastikan Banjir dan Omicron Tak Ganggu G20

Ia menilai Anies tebang pilih dalam melaksanakan Perda. Ia menyebuut Anies tidak menjalankan program naturalisasi namun disisi lain justru ngebut mempersiapkan Formula E. Dimana Formula E telah membayar commitment fee sebesar Rp560 miliar sebelum Perda disahkan, yakni Perda APBD Perubahan tahun 2019.

"Masalah Jakarta itu dua, macet dan banjir. Jadi tolong ayo sama-sama kerja, fokus dulu ke masalah itu," ujarnya.

 

Butuh Rp 150 Miliar untuk Formula E, JakPro: Sponsorship Belum Kita Open
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait