Jitunews.Com
21 Januari 2022 19:39 WIB

Permintaan Maaf Arteria Disebut Tak Cukup, Golkar: Dia Lebay, Tak Cerminkan Sikap Nasionalis

Pernyataan Arteria telah membuat masyarakat Sunda kecewa.

Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily (Jitunews/Khairul Anwar)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus PDIP Arteria Dahlan menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat Sunda karena meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mencopot kepala kejaksaan tinggi (kajati) yang berbahasa Sunda dalam sebuah rapat. Ia pun mengaku siap menerima hukuman dari partai.

Sementara itu, pelaksana tugas Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily menilai permintaan maaf Arteria tidak cukup. Pasalnya, pernyataan Arteria telah membuat masyarakat Sunda kecewa.

"Sekalipun Arteria telah meminta maaf kepada masyarakat Sunda, saya yakin masyarakat Sunda akan memaafkan. Namun tak cukup hanya itu, sebagai tokoh politik yang dikenal luas dengan pernyataannya menimbulkan kekecewaan masyarakat Sunda," kata Ace dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (21/1/2022).



Polemik Arteria Disebut Tak Pengaruhi Pemilu 2024, Pakar: Yang Menghina Sunda Bukan Megawati

Ace menilai pernyataan Arteria yang meminta kepala kejaksaan tinggi (kajati) dicopot karena telah berbahasa Sunda dalam rapat merupakan hal yang berlebihan. Menurutnya, pernyataan Arteria itu tidak mencerminkan sikap seorang nasionalis.

"Pernyataan Arteria ini menurut saya lebay. Pernyataannya sebetulnya tidak mencerminkan sikap seorang nasionalis yang menghargai keragaman suku dan bahasa yang dimiliki bangsa kita," ucapnya.

"Masa gara-gara orang berbahasa Sunda harus dipecat dari tugasnya dalam mengabdi kepada negara," lanjut dia.

 

Desak Arteria Dahlan Dipenjara, Massa Aksi: Seakan-akan Bahasa Sunda Disamakan Teroris
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait