Jitunews.Com
20 Januari 2022 15:00 WIB

Presiden Joe Biden Diminta Bikin Hidung Putin Berdarah jika Rusia Nekat Menyerang Ukraina

Sejumlah anggota parlemen AS dari Partai Republikan meminta Presiden Joe Biden untuk bertindak tegas terhadap Presiden Vladimir Putin jika Rusia benar-benar melancarkan invasi terhadap Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin (Sputniknews)

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Anggota parlemen dari Partai Republikan, pada Rabu (19/1) menyuarakan retorika anti-Rusia setelah bertemu dengan Presiden Joe Biden.

Perwakilan terpilih anggota parlemen Republikan tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa Presiden Amerika Serikat perlu membuat hidung Presiden Rusia Vladimir Putin "berdarah", jika Moskow menyerang Ukraina.

Koalisi senator bipartisan bertemu dengan Biden pada Rabu pagi setelah kembali dari Ukraina, dimana mereka berjanji kepada pemerintah Ukraina bahwa AS dan negara barat tetap berada di belakang Ukraina.



Rusia Minta AS dan Media Barat Hentikan Narasi soal Invasi ke Ukraina

“Sampai sekarang belum ada yang membuat hidung Vladimir Putin berdarah,” kata Roger Wicker dari Mississippi kepada wartawan, dikutip RT.com.

“Saya pikir aliansi, teman-teman kita di NATO dan mayoritas bipartisan siap membantu Ukraina dalam memastikan bahwa, jika itu terjadi, kali ini Vladimir Putin akan mendapatkan hidung berdarah,” merujuk pada klaim AS bahwa Moskow sedang bersiap untuk menyerang Ukraina.

Langkah Rusia yang mengerahkan ratusan ribu personil militernya di perbatasan Ukraina belakangan ini telah memicu kekhawatiran dari anggota NATO, termasuk AS. Negara-negara barat tersebut menuding Rusia sengaja menempatkan personil tentaranya di wilayah tersebut sebagai persiapan untuk melancarkan invasi terhadap Ukraina. Tuduhan tersebut secara tegas sudah dibantah oleh Rusia.

Dani Alves Minta Lionel Messi Pulang ke Barca
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait