Jitunews.Com
19 Januari 2022 10:36 WIB

KAMMI Tuntut Pemerintah Pakai Vaksin Halal untuk Booster

Penggunaan vaksin haram ini bukan hanya berdampak kepada kesehatan saja akan tetapi terhadap perilaku, serta tindak tanduk seseorang.

Ketua Umum (Ketum) PP KAMMI, Zaky Ahmad Rivai (Tangkapan layar youtube aktual videonews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polemik wacana penggunaan vaksin Covid-19 untuk booster semakin panas. Sejumlah organisasi kepemudaan menegaskan penolakannya bila vaksin yang digunakan oleh seluruh masyarakat belum tersertivikasi halal oleh MUI.

Ketua Umum (Ketum) PP KAMMI, Zaky Ahmad Rivai dalam diskusi yang diselenggarakan secara virtual (19/1) mmenuntut pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menyediakan vaksin halal.

“Saya mewakili PP KAMMI, menegaskan bahwa pemerintah harus menyediakan vaksin yang halal 100 persen,” ucapnya, Selasa (18/1).



Jokowi: Yang Sudah 2 Kali Vaksin Segera Cari Vaksin Ketiga

Penyediaan vaksin halal ini, menurut Zaky, didasarkan kepada jumlah mayoritas umat Islam yang ada di Indonesia.

“Karena umat Islam di sini sebanyak 207 juta lebih. Maka dari itu seharusnya yang dipikirkan dahulu umat Islam di Indonesia yang mayoritas,” ucapnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa penggunaan vaksin haram ini bukan hanya berdampak kepada kesehatan saja akan tetapi terhadap perilaku, serta tindak tanduk seseorang.

“Vaksin ini masuk ke dalam tubuh seseorang, kalau sudah masukkan akan mempengaruhi tindak tanduk seseorang. Semakin banyakkan akan semakin berdampak kepada hal-hal yang buruk. Maka dari itu dalam Islam kan dianjurkan untuk mencari hal-hal baik-baik,” ungkapnya.

Soal Varian Omicron, Jokowi: Tidak Perlu Bereaksi Berlebihan
Halaman:
  • Penulis: Vicky Anggriawan

Rekomendasi

 

Berita Terkait