Jitunews.Com
15 Januari 2022 08:03 WIB

Golkar Terbuka Berkoalisi dengan PKS, PPP: Tidak Ada Keterikatan agar Tetap Bersama Jokowi

PPP menegaskan bahwa partai politik di dalam koalisi Jokowi kompak mendukung pemerintah hingga 2024

Arsul Sani (Jitunews/Khairul Anwar)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Waketum PPP, Arsul Sani menyebut sah-sah saja apabila Partai Golkar hendak berkoalisi dengan PKS dalam koalisi nasionalis-religius. Ia menyebut tidak ada keterikatan agar tetap berada dalam koalisi Presiden Joko Widodo di Pilpres 2024.

"Setiap parpol yang saat ini ada dalam koalisi partai pendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin itu kan terikat untuk terus mengawal pemerintahan sampai dengan mandatnya habis di Oktober 2024. Namun sejauh ini tidak ada keterikatan agar tetap bersama-sama dalam Pilpres 2024," kata Arsul Sani kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Arsul menyebut wajar apabila partai politik di dalam koalisi Jokowi melakukan komunikasi untuk Pilpres 2024. Termasuk Golkar yang saat ini masih bergabung dalam koalisi Jokowi bersama PDIP, Gerindra, NasDem, PPP, PKB, dan PAN.



Tantang PKS yang Ingin Bentuk Poros Nasionalis-Religius, PPP: Berani Usung Sosok di Luar Parpol?

"Karenanya, ya wajar dan sah saja jika misalnya Partai Golkar atau NasDem terus berkomunikasi dengan parpol yang saat ini berada di luar koalisi parpol pendukung pemerintahan. Tidak ada yang salah dengan itu," ujar Arsul Sani.

"Sejauh ini memang parpol-parpol kan saling melakukan penjajakan, jadi masing-masing yang biasa saja melihatnya," imbuhnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa partai politik di dalam koalisi Jokowi kompak mendukung pemerintah hingga 2024. Ia menyebut tidak ada orientasi partai politik dalam koalisi Jokowi.

"Sejauh menyangkut komitmen mengawal pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, maka tidak ada perubahan orientasi parpol koalisi manapun. Semuanya bahkan kompak terkait dengan dukungan terhadap pemerintahan," ucap dia.

"Jikapun ada kritik terhadap, katakanlah kebijakan menteri ataupun ada pandangan yang berbeda antaparpol terkait dengan satu isu tertentu, ini tidak berarti ada bibit perpecahan," pungkasnya.

PKS Hendak Bentuk Poros Nasionalis-Religius, PKB: Pesimis Bisa Terwujud Apalagi dalam Waktu Dekat
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait