Jitunews.Com
6 Januari 2022 12:45 WIB

Tunjuk Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono Jadi Pengganti Anies, PDIP: Ia Paham Persoalan Jakarta

Heru disebut menguasai permasalah Ibu Kota karena pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara dan (BPKAD) DKI Jakarta

Kasetpres Heru Budi Hartono (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyarankan agar pejabat (pj) yang menggantikan posisi Anies Baswedan sebagai gubernur adalah sosok yang menguasai persoalan Ibu kota.

Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi masa jabatan Gubernur DKI Anies Baswedan yang akan berakhir pada 16 Oktober 2022.

"Yang pasti, kalau kita berharap orang yang paham dengan persoalan Jakarta, kenapa? Supaya sisa waktu selama dia jadi penjabat itu dia mampu menyelesaikan sisa-sisa kerjaan Anies yang belum tereksekusi. Harapan kita itu aja," kata Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (5/1/2021).



Pesan PSI kepada Mendagri soal Sosok Pengganti Anies Baswedan di Kursi Gubernur

Gembong mengatakan bahwa Pj Gubernur DKI harus bisa bekerja selepas Anies menyelesaiakn jabatannya. Ia menyebut Pj gubernur tidak memiliki waktu yang panjang hingga tahun 2024.

"Kalau dia sudah tahu persoalan Jakarta, mana prioritas yang harus dieksekusi, maka tidak perlu belajar dulu, penyesuaian dulu. Harapan kita seperti itu, sehingga begitu dilantik jadi Pj Gubernur DKI, mereka langsung running bekerja," ujarnya.

Saat disinggung terkait sosok yang pantas menjadi pj Gubernur DKI, ia menyarankan nama Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Ia menyebut Heru sudah menguasai permasalah Ibu Kota karena pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara pada tahun 2014.  Heru juga pernah menjadi Kepala Badan Pengelolaan dan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta pada tahun 2015.

"Kalau secara pribadi, Pak Heru baik, penguasaan persoalan Jakarta saya kira oke. Tapi apakah pilihan jatuh kepada Pak Heru? Kan, kita enggak tahu," ucapnya.

Meski demikian, ia menyerahkan keputusan sosok yang bakal menjadi Pj Gubernur DKI kepada Presiden Joko Widodo.

"Yang penting bahwa kriterianya itu, yang memahami persoalan inti Jakarta. Apa aja sih? Itu mereka harus paham dulu," pungkasnya.

Banjir Prestasi, Musni Umar Tegaskan Anies Tak Gagal dan Bukan Pembohong
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait