Jitunews.Com
29 Desember 2021 11:31 WIB

Gubsu Edy Jewer dan Usir Pelatih PON, PKS Sumut: Potret yang Kurang Baik dan Tidak Mengedukasi

Hendro mengatakan bahwa Gubsu Edy seharusnya bersikap negarawan dan bijak.

Edy Rahmayadi (kompas.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, menjewer dan mengusir pelatih biliar Sumut untuk tim PON Papua bernama Khoirudin (Choki) Aritonang. Hal itu dikarenakan Choki tidak ikut tepuk tangan.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Hendro Susanto, menyayangkan sikap Gubsu Edy tersebut. Menurutnya, itu merupakan potret kurang baik dan tidak mengedukasi.

"DPRD Sumut menyayangkan cara menegur Gubsu di depan publik yang berlebihan, ini potret yang kurang baik dan tidak mengedukasi secara publik," kata Hendro kepada wartawan, Rabu (29/12).



Kritik Gubsu Edy yang Jewer Pelatih PON Gegara Tak Tepuk Tangan, PKB: Melukai Hati

Hendro mengatakan bahwa Gubsu Edy seharusnya bersikap negarawan dan bijak.

"Sebagai pemimpin, harus memperlihatkan sikap negarawan, sikap kesatria dan sikap bijak," ujar Hendro.

Ketua Komisi A DPRD Sumut ini mengingatkan Edy soal tanggung jawab seorang pemimpin. Hendro meminta peristiwa ini menjadi koreksi yang mendalam.

"Karena perbuatan, sikap, ucapan seorang pemimpin akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT," tuturnya.

"Harus dijadikan sebagai koreksi yang mendalam, baik itu pemerintah Provinsi Sumut dan KONI," katanya.

Gubsu Edy Jewer dan Usir Pelatih PON, PKS: Mestinya Menahan Emosi
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait