Jitunews.Com
13 Desember 2021 05:00 WIB

Anwar Abbas Sebut Lahan RI Dikuasai 1 Persen Penduduk, PBNU: Kritik Dijamin UU, Mengkritiklah yang Baik

Marsudi Syuhud yang juga merupakan Wakil Ketua Umum MUI mengatakan bahwa kritik yang disampaikan harus disertakan dengan solusi.

(indepedensi)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud mengatakan bahwa menyampaikan kritik adalah hak warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang. Meski demikian, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan adalah hal yang membangun.

Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi kritikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas yang menyebut ketimpangan sosial dan ekonomi di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo sangat terjal, khususnya terkait kepemilikan lahan. Anwar menyebut lahan di Indonesia dikuasai oleh satu persen penduduk.

"Persoalan kritik di negara kita itu kan bebas, dijamin undang-undang. Mengkritik itu artinya ya kritik yang baik adalah membangun, agar jangan sampai kita terjebak pada kesalahan-kesalahan," kata Marsudi Syuhud kepada wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (12/12/2021).



Anwar Abbas Diingatkan Jokowi Tak Bicara Keras, PKS: Mesti Disampaikan dengan Lembut

Marsudi Syuhud yang juga merupakan Wakil Ketua Umum MUI itu mengatakan bahwa kritik yang disampaikan harus disertakan dengan solusi.

Lebih lanjut, ia mengaku tidak masalah dengan kritikan yang disampaikan Anwar Abbas ke Jokowi. Ia mengatakan bahwa selama ini PBNU juga kerap mengkritik pemerintah apabila ada kebijakan yang tidak sesuai dengan tujuan bangsa.

"Saya tidak mengerti itu background-nya Pak Anwar Abbas ngomong begitu, saya tidak ngerti. Tapi persoalan kritik di negara kita itu kan bebas, dijamin undang-undang," ujarnya.

Anwar Abbas Sentil Jokowi soal Ketimpangan, Menag: Itu Bukan Kritik, Presiden Sangat Enjoy
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait