Jitunews.Com
6 Desember 2021 17:30 WIB

Kedapatan Tak Gunakan Masker saat Berbelanja, PM Denmark Mengaku Khilaf

PM Denmark pada Senin (6/12) mengaku khilaf dan meminta maaf kepada publik setelah lupa tidak mengenakan masker saat dirinya berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di Kopenhagen.

PM Denmark Mette Frederiksen (istimewa)

KOPENHAGEN, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen pada Senin (6/12) akhirnya menyampaikan permintaan maafnya kepada publik setelah dirinya kedapatan tidak menggunakan masker penutup wajah saat berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di ibukota Denmark, Kopenhagen, beberapa waktu lalu.

"Saya lupa memakai masker saat berada di sebuah toko di pusat Kopenhagen", tulisnya dalam postingan Facebook.

"Itu hanya kekhilafan setelah aturan baru diperkenalkan, dan saya baru menyadarinya setelah seorang warga merekamnya. Saya tahu ini bisa terjadi pada kita semua. Sebaiknya tidak pada saya," tambah Frederiksen.



Washington Hentikan Proses Negosiasi Perjanjian Nuklir, Iran: AS Enggan Cabut Sanksi

"Saya minta maaf, tentu saja, dan sekali lagi ingin berterima kasih kepada semua orang atas semua yang kita lakukan untuk menekan infeksi," lanjutnya.

Pemerintah Denmark sendiri sudah memperketat aturan pencegahan dan pembatasan menyusul peningkatan kasus infeksi Covid-19 di negara tersebut, termasuk mewajibkan semua orang untuk memakai masker penutup wajah saat beraktivitas di tempat umum. Bahkan, pemerintah Denmark sendiri sudah menetapkan sanksi denda maksimum senilai USD 380 atau setara dengan Rp 5,5 jutaan bagi mereka yang melanggar aturan protokol kesehatan tersebut.

Sebelumnya, seorang pejabat senior Denmark juga pernah kedapatan melanggar aturan wajib masker tersebut. Pada akhir 2020, Direktur Badan Kesehatan Denmark Søren Brostrm tertangkap kamera tengah berada di sebuah gerbong kereta tanpa masker.

Aung San Suu Kyi Akhirnya Dijatuhi Hukuman Penjara 4 Tahun
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait