Jitunews.Com
3 Desember 2021 17:30 WIB

Risma Paksa Tunarungu Bicara, Dokter: Bukan Memotivasi, Malah Jadi Minder

Menteri Sosial Tri Rismaharini ramai dibicarakan karena memaksa seorang tunarungu berbicara di depan publik

Risma paksa seorang tunarungu bicara (Ist)

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Menteri Sosial Tri Rismaharini ramai dibicarakan karena memaksa seorang tunarungu berbicara di depan publik. Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher (THTKL) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Muhtarum Yusuf, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Risma bisa membuat seseorang drop.

"Kalau belum mampu dipaksa, kan belum levelnya, malah bisa drop," kata Muhtarum kepada wartawan di FK Unair, Jumat (3/12).

Menurutnya, apa yang dilakukan Risma bukan memotivasi tapi justru membuat orang tersebut minder.



Klaim Punya Bukti Rasisme Papua, Pigai: Saya Akan Laporkan Sri Sultan, Risma, Luhut, dan...

"Kalau dia disuruh harus bicara di depan umum yang kemampuannya bukan semestinya malah bukan memotivasi, malah jadi minder," jelasnya.

Menurutnya, harus diketahui dan mengerti kategori pendengaran anak tersebut seberat apa.

"Kalau berat dan tidak mampu berkomunikasi seperti kita, dia akan trauma untuk dia, handicap, merasa kurang," jelasnya.

"Pada dasarnya anak dengan gangguan pendengaran belum tentu ada kelainan di tempat lain, ada yang murni dengan gangguan pendengaran tapi kecerdasannya bagus itu ada. Tapi ada yang gangguan pendengaran disertai kelainan organ lain, misalkan kelembaban otak, jantung dan lainnya atau multi organ anomali," pungkasnya.

Sedih Lihat Kondisi Lokasi Banjir Gresik, Mensos Risma: Saya Nggak Punya Kewenangan di Sini
Halaman:
  • Penulis: Admin

Rekomendasi

 

Berita Terkait