Jitunews.Com
2 Desember 2021 11:58 WIB

Reuni 212, Slamet Maarif Ajak Massa Dukung KPK Usut Bisnis PCR

Slamet menyebut ada indikasi korupsi besar-besaran dalam pusaran bisnis PCR.

Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Reuni Akbar 212 pada akhirnya tetap digelar meski pihak kepolisian tak menerbitkan izin. Di Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Ketua PA 212 Slamet Maarif tampak menyampaikan beberapa hal di hadapan massa.

Di antaranya, Slamet mengajak massa Reuni 212 untuk mendukung KPK dalam mengusut bisnis tes PCR. Dia menduga ada pejabat yang berperan di balik bisnis tersebut.

"Ganyang koruptor, siapapun orangnya, partainya!," kata Slamet, di atas mobil komando, Kamis (2/12).



Momen Reuni 212, Presiden Jokowi Bertolak ke Bali

"Kita minta KPK usut bisnis PCR karena ada indikasi koruptor besar di sana, siap dukung KPK? Takbir!" sambungnya.

Anak buah Rizieq Shihab itu juga mengajak massa untuk menolak wacana pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI). Slamet curiga MUI hendak digembosi oleh sejumlah elite politik.

"Sekelompok orang berencana membubarkan MUI. Kalau mereka berhasil, berarti mereka sukses menghilangkan agama Islam di Indonesia," ujar dia.

Massa Reuni 212 Enggan Bubarkan Diri, Politikus PSI: Massa Binaan Anies Baswedan Bikin Susah Warga
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait