Jitunews.Com
1 Desember 2021 17:00 WIB

Vladimir Putin Bilang Rusia Bakal Segera Punya Rudal Hipersonik dengan Kecepatan Mach 9

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pengembangan senjata tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas tindakan NATO yang terus menekan dan mengancam Rusia

Rudal hipersonik Zircon milik Rusia (istimewa)

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini akan berhasil mengembangkan sebuah senjata hipersonik yang mampu melaju dengan kecepatan maksimum Mach 9.

“Kami sekarang telah menguji, dan berhasil, dan dari awal tahun kami akan dipersenjatai dengan rudal hipersonik dengan kecepatan Mach 9,” kata Putin dikutip Sputniknews.

Ia beralasan bahwa pengembangan senjata tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas tindakan NATO yang terus menekan dan mengancam Rusia.



Covid Omicron Lebih Berbahaya daripada Delta, Pakar Kesehatan: Terlalu Dini untuk Mengatakannya

“Hal-hal telah sampai pada titik bahwa sistem pertahanan anti-rudal dikerahkan di Polandia dan Rumania, dan peluncur yang ada di sana, Mk-41, juga dapat dilengkapi dengan sistem serangan Tomahawk. Tapi ini juga menciptakan ancaman bagi kami. Yah, ini adalah fakta yang jelas, hal yang jelas. Terlepas dari semua permintaan kami untuk tidak melakukan ini, apa yang terjadi? Apa yang kita lihat sekarang. Sebagai tanggapan, kami telah dipaksa, saya ingin menekankan ini, kami telah dipaksa untuk mulai mengembangkan senjata hipersonik. Ini adalah tanggapan kami," kata Putin.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa setiap pekan pihaknya mendeteksi lebih dari 50 pesawat pengintai NATO dan drone di dekat perbatasannya.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov juga mengatakan jika NATO telah secara sengaja meningkatkan "tindakan provokatif" mereka di wilayah Laut Hitam.

Untuk diketahui, Rusia saat ini sudah memiliki rudal jelajah hipersonik pertama di dunia yang mereka namai sebagai Zirkon. Rudal ini memiliki kecepatan maksimum mencapai sekitar sembilan kecepatan suara, dengan jangkauan maksimumnya mencapai 1.000 kilometer (621 mil).

Mantan PM Jepang: Keadaan Darurat Taiwan adalah Keadaan Darurat Jepang
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait