Jitunews.Com
1 Desember 2021 13:56 WIB

Tak Terima Jokowi Dihina HRS, Dudung Abdurachman: Mendidih Darah Saya

Dudung mengaku menurunkan baliho Rizieq karena tahu eks pentolan FPI itu kerap menghina Presiden Jokowi.

Jenderal Dudung Abdurachman (VIVA/M Ali Wafa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Jenderal Dudung Abdurachman tampaknya bukan sosok yang asing di mata masyarakat. Saat menjabat Pangdam Jaya, ia mencuri perhatian lewat perintahnya menurunkan baliho bergambar pentolan FPI Habib Rizieq Shihab.

Popularitas Dudung semakin melambung setelah dirinya ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang dilantik menjadi Panglima TNI.

Lewat Podcast Deddy Corbuzier, Dudung mengungkapkan alasannya memerintahkan prajurit TNI untuk mencopot baliho di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Dia mengaku tak terima Presiden Jokowi dihina.



Jumlah Petani Diakui Jokowi Makin Berkurang, Bupati Gowa Ungkap Banyak Pemuda Tak Hobi Bertani

“Kemarin saya masuk ke Kodam Jaya itu baliho bergelimpangan, nada-nadanya seruan-seruan jihad, revolusi akhlak lah, sudah ada baliho disembah,” kata Dudung.

Dudung mengaku tak asal membuat keputusan. Dia terlebih dahulu mempelajari video-video yang memuat aksi Habib Rizieq selama ini.

“Saya lihat itu, beraninya sekali dia (HRS -red) mengatakan pimpinan kita, presiden kita dengan kata-kata yang tidak bagus sebagai warga negara. Mengganti nama presiden kita yang tidak benar. Mendidih darah saya kaya gitu itu, panas sudah,” tegasnya.

Meminta Hadir Langsung di Sidang, Munarman Singgung Habib Rizieq
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait