Jitunews.Com
29 November 2021 21:56 WIB

Rusia Pede Vaksin Buatannya Efektif Cegah Infeksi Varian Omicron

Rusia saat ini memiliki sejumlah vaksin Covid-19, diantaranya Sputnik V, yang diklaim memiliki tingkat efikasi paling tinggi dalam mencegah infeksi Covid-19

Vaksin Sputnik V buatan Rusia (istimewa)

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Pemerintah Rusia pada Senin (29/11) mengatakan bahwa mereka siap menyediakan suntikan vaksin booster sebagai perlindungan terhadap infeksi varian baru Covid-19, Omicron, jika dibutuhkan.

Seperti diketahui, Rusia merupakan negara pertama yang mendaftarkan vaksin Covid-19 yang mereka namai sebagai Sputnik-V, pada 2020 lalu. Selain itu, Rusia juga memiliki varian vaksin satu-dosis Sputnik Light. Kedua vaksin hasil pengembangan Gamaleya Institut itu disebut-sebut memiliki tingkat efikasi yang sangat tinggi dalam tahap uji coba. Meski demikian, vaksin tersebut masih belum mendapatkan sertifikasi dari WHO.

"Gamaleya Institut meyakini jika Sputnik V dan (Sputnik) Light dapat menetralisir Omicron mengingat keduanya memiliki tingkat efikasi yang paling tinggi terhadap mutasi (Covid-19) lain," kata Kepala Lembaga Investasi Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev, dikutip Reuters.



Seberapa Efektif Aturan Larangan Perjalanan Internasional Cegah Varian Omicron? Begini Kata Pakar

“Dalam kasus yang tidak diperlukan adanya modifikasi, kami akan menyediakan beberapa ratus juta vaksin booster Sputnik Omicron pada 20 Februari 2022,” kata Dmitriev.

Sebelumnya, Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan reaksi pasar terhadap varian baru tersebut sangat emosional dan tidak berdasar pada data ilmiah. Menurutnya, perlu lebih banyak data sebelum menarik kesimpulan tentang varian baru ini.

"Kami melihat reaksi di pasar emosional, tidak berdasarkan bukti ilmiah karena belum ada," katanya kepada wartawan.

"Seluruh dunia saat ini mencoba mencari tahu seberapa bahayanya varian itu," tambahnya.

Delegasi Negara-negara Eropa Berkunjung ke Taiwan, China Kembali Meradang
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait