Jitunews.Com
23 Oktober 2021 09:59 WIB

Balas Sindiran PDIP, Demokrat: Zamannya Jokowi Semua Soal Dirapatkan, Modifikasi yang Lagi Viral

Kamhar menilai kritikan yang dilayangkan Hasto salah alamat.

Kamhar Lakumani (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menjawab sindiran yang dilayangkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut 10 tahun pemerintahan sebelum Jokowi terlalu sering rapat tanpa mengambil keputusan.

Menurutnya, keputusan yang diambil di masa pemerintahan 10 tahun sebelum Jokowi yaitu di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru lebih cepat, ringkas dan terarah. Berbeda, dengan pemerintahan Jokowi yang disebutnya terlalu banyak rapat, bahkan semua persoalan di rapatkan.

"Kalau zamannya Pak Jokowi, semua soal dirapatkan. Jadi dalam seminggu rapatnya bisa empat sampai lima kali," kata Kamhar dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (22/10/2021).



Ferdinand Bakal Bentuk Relawan Pendukung Ganjar Nyapres, Berminat Gabung?

"Karenanya mengutip dan memodifikasi yang lagi viral dan kekinian di media sosial 'Hei Hasto, Bangun, ko tidor terlalu miring, bangun. Nanti ko pe otak juga ikutan miring'," sambungnya.

Kamhar menilai kritikan yang dilayangkan Hasto salah alamat. Menurutnya, kritikan tersebut lebih tepat ditujukan kepada pemerintahan sebelum SBY. Ia pun menegaskan bahwa SBY ahli dalam hal pengambilan keputusan.

"Jadi dalam hal kepemimpinan, kemampuan pengambilan keputusan, kecepatan dan kualitas keputusan, Pak SBY di atas rata-rata," pungkasnya.

SBY Tak Lebih Baik Ketimbang Jokowi, PDIP: Terlalu Banyak Rapat Tapi Tak Ambil Keputusan
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait