Jitunews.Com
1 Oktober 2021 21:30 WIB

Soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Buya Syafii: Jangan Diteruskan

Buya Syafii menilai jabatan presiden dua periode sudah cukup

(istimewa)

SLEMAN, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif, menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan tiga periode.

"Saya tidak setuju lah itu. Jangan diteruskan lah itu, ndaklah," kata pria yang akrab disapa Buya Syafii ini kepada wartawan, di Sleman, Jumat (1/10).

Buya Syafii menilai jabatan presiden dua periode sudah cukup. Kemudian masyarakat bisa mencari pemimpin yang lebih baik atau setara.



Jokowi Berharap Pendukungnya Kompak Menolak Wacana Perpanjang Masa Jabatan Presiden

"(Periode jabatan presiden) cukup dua kali saja. Kita cari lagi mudah-mudahan ada yang lebih baik atau paling tidak setaraf lah," kata Buya Syafii.

Seperti diketahui, isu perpanjangan jabatan presiden membuat publik heboh. Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa Jokowi menolak dua wacana tersebut.

"Yang beliau sampaikan, yang pertama soal amandemen adalah urusan MPR. Agenda amandemen urusan MPR, sikap politik menolak perpanjangan maupun tiga periode," kata Fadjroel dalam diskusi virtual bertajuk 'Amandemen UUD 1945 untuk Apa?' Sabtu (11/9).

Fadjroel mengatakan bahwa Jokowi berharap pendukungnya kompak menolak wacana perpanjangan masa jabatan tersebut.

"Berharap pendukung beliau setia tegak lurus terhadap apa sikap politik beliau," ujar Fadjroel.

Jokowi Tegas Tolak Perpanjang Masa Jabatan Presiden, Pengamat: Harus Ditutup Buku
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait