Jitunews.Com
24 September 2021 08:42 WIB

Dana Pembangunan Masjid Sriwijaya Dikorupsi, MUI: Sulit Diterima Akal Sehat

Tersangka korupsi harus dijatuhi hukuman berat.

Ilustrasi masjid sepi (Kumparan)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – MUI menyesalkan tindak korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Kasus penyelewengan dana pembangunan tempat ibadah dinilai sulit diterima akal sehat.

"Bahkan pembangunan rumah Allah, yakni masjid pun dikorupsi. Sesuatu hal di luar batas moral dan nilai religiusitas yang kita junjung tinggi. Sepertinya sulit diterima akal sehat apalagi secara moral dana hibah untuk pembangunan masjid kok dikorupsi juga," kata Wasekjen MUI Bidan Hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah, Kamis (23/9).

Menurutnya, tersangka korupsi harus dijatuhi hukuman berat. Dia menyarankan agar para koruptor dihukum mati karena merugikan negara dan merusak generasi bangsa.



Anies Dipanggil KPK, Geisz Chalifah: Dia Tak Berniat Tukar Jabatannya dengan Rupiah

"Perlu hukuman yang berat bila perlu untuk korupsi bansos dan dana hibah pembangunan masjid bila terbukti wajib dihukum mati, agar ada efek jera. Korupsi itu merusak generasi dan menghancurkan keberlangsungan kebaikan bagi manusia," ujarnya.

Diketahui, kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya ini melibatkan mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Kerugian ditaksir mencapai Rp130 miliar.

Resmi Jadi Tersangka Kasus Suap, Kekayaan Azis Syamsuddin Capai Rp100 M
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait