Jitunews.Com
1 September 2021 05:54 WIB

Minta Polri Pakai Restorative Justice di Kasus Kace, NasDem: Tak Hanya Beri Efek Jera, Tapi...

NasDem sebut pendekatan Restorative Justice mampu merubah perilaku menjadi lebih baik.

Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta agar Polri menggunakan pendekatan restorative justice dalam menangani kasus penistaan agama yang dilakukan YouTuber Muhammad Kace. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya memberi efek jera terhadap tersangka, namun diyakini mampu merubah perilaku menjadi lebih baik.

"Justru ini menjadi tantangan yang positif bagi Polri sendiri agar tetap bisa menerapkannya dengan baik, yaitu tinggal bagaimana sekarang Polri menerapkan restorative justice yang tak hanya memberi efek jera, namun juga humanis dan bisa mengubah si tersangka menjadi manusia yang lebih baik," kata Sahroni seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (31/8/2021).

Politikus NasDem itu, meminta agar Polri melakukan tindakan yang bisa mencegah kejadian serupa terulang kembali.



Abu Janda Kerap Lolos dari Jerat Hukum, Pengamat: Polisi Tak Boleh Beda-bedakan Orang

"Polri dalam hukumannya juga harus bisa meluruskan pemikiran tersangka agar ia memahami bagaimana sih kehidupan saling menghormati dalam beragama dan bernegara itu. Tidak boleh dibiarkan ada orang yang menghina kelompok lain apapun alasannya," ujarnya.

Diketahui, restorative justice adalah upaya penyelesain perkara dengan jalur mediasi antara pelaku dan korban. Penanganan perkara dilakukan di luar jalur hukum atau peradilan.

Masih Dirawat di RS, Yahya Waloni Berniat Ajukan Penangguhan Penahanan
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait