Jitunews.Com
7 Agustus 2021 07:00 WIB

Geram DKI Bayar Rp 862 Juta untuk Gaji Pegawai Pensiun-Wafat, NasDem: Balikin Dong, Kerja yang Profesional!

NasDem meminta Pemprov DKI menarik gaji pegawai yang pensiun dan wafat

Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino (istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino mengaku geram saat mengetahui temuan Badan Pemeriksaan Keuangan DKI (BPK DKI) yang menyatakan ada kelebihan pembayaran gaji bagi pegawai yang sudah pensiun maupun wafat sebesar Rp 862 juta. Ia pun meminta agar Pemprov DKI menarik gaji tersebut.

"Kok bisa, suruh cek dong, periksa, nggak boleh dong. Kok bisa meninggal dibayar. Ya baliking dong (uangnya)," kata Wibi kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Wibi menyesalkan tindakan Pemprov DKI yang masih menggaji pegawai yang wafat dan pensiun. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan ketidakprofesionalisan pejabat DKI Jakarta.



Gugat Proses Seleksi Calon Anggota BPK, MAKI Akan Laporkan Ketua DPR RI ke PTUN

"Kita minta balikin dong. Kerjanya harus bener dong, profesional. Masak ada data lolos seperti ini," ujarnya.

"Ini kan masalah administrasi keuangan, masa bisa membayar orang yang sudah wafat dan pensiun gajinya, yang pejabat terkait suruh tanggung jawab, kenapa bisa lolos," tandasnya.

 

Bela Puan Soal Gugatan ke PTUN, PDIP ke MAKI: Jangan Merasa Pintar, Mending Diam Kayak Saya!
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait