Jitunews.Com
28 Juli 2021 12:47 WIB

Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua, KSP: Pelaku Diproses Secara Hukum yang Transparan

KSP mengecam tindakan oknum TNI AU yang menginjak kepala warga di Kota Merauke, Papua.

Moeldoko (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kantor Staf Presiden (KSP) mengecam tindakan oknum TNI AU yang menginjak kepala warga di Kota Merauke, Papua.

"Atas terjadinya peristiwa tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan penyesalan mendalam dan mengecam tindak kekerasan tersebut. KSP menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh kedua aparat tersebut sangat eksesif, di luar standar dan prosedur yang berlaku," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam keterangannya, Rabu (28/7).

Moeldoko mengapresiasi respons cepat Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AU yang menahan pelaku. KSP memastikan bahwa pelaku akan diproses secara hukum yang transparan.



TNI AD Bakal Bangun Rumah Sakit Lapangan Modern Ketiga di Jawa Timur

"KSP mengapresiasi dan sangat menghargai respon cepat Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AU dengan menahan pelaku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. KSP mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk mendukung dan mempercayakan proses penegakan hukum serta mengawasi proses tersebut. KSP akan memastikan bahwa pelaku diproses secara hukum yang transparan dan akuntabel, serta memastikan korban mendapat perlindungan serta pemulihan," ujarnya.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, penegak hukum harus mengedepankan sikap humanis dalam bekerja.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, KSP berharap agar semua lapisan masyarakat, terlebih aparat penegak hukum memiliki perspektif HAM, menekankan pendekatan humanis dan dialogis, utamanya terhadap penyandang disabilitas. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, serta PP Nomor 39 Tahun 2020 tentang Akomodasi tang Layak bagi Penyandang Disabilitas dalam Proses Peradilan," katanya.

"KSP mengajak semua pihak untuk berupaya memastikan agar kejadian tersebut tidak berulang, baik di Papua maupun di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutur Moeldoko.

Kerap Bikin Gaduh, Faisal Basri Minta Jokowi Pecat Moeldoko dan Ngabalin
Halaman:
  • Penulis: Admin

Rekomendasi

 

Berita Terkait