Jitunews.Com
28 Juli 2021 11:00 WIB

Militan Irak Minta AS Segera Tarik Keluar Semua Tentaranya

Sebuah kelompok militan Irak mengaku kecewa dengan kesepakatan yang dicapai oleh pemerintah Irak dengan AS terkait rencana penarikan pasukan AS

Pasukan AS di Irak (bbc)

BAGHDAD, JITUNEWS.COM - Harakar Hezbollah al-Nujaba, kelompok paramiliter Syiah yang berafiliasi dengan militan PMF yang mendapat dukungan dari pemerintah Irak, menyampaikan ketidak puasan mereka dengan kesepakatan yang dibuat oleh pemerintah Irak-AS terkait rencana penarikan pasukan AS. Kelompok tersebut meminta agar seluruh pasukan AS, termasuk semua komponen dan peralatan angkatan udaranya untuk segera meninggalkan negara tersebut.

"Kami tidak memiliki kepercayaan pada orang Amerika, dan tidak setuju dengan kehadiran mereka (di Irak) dalam keadaan apapun. Kami dengan tegas menolak kehadiran militer AS, dan meminta penarikan pasukan AS secara penuh," kata juru bicara militan tersebut Nasr al-Shammari, diutip Sputniknews.

Al Shammari menambahkan bahwa AS juga harus menarik seluruh pasukan Angkatan Udara yang melakukan tindak "kejahatan" di wilayah Irak.



Kapal Perang Inggris Masuk Laut China Selatan, Giliran China yang Bakal Diusik oleh HMS Defender

"Kejahatan yang dilakukan oleh militer AS di Irak, khususnya pembunuhan (petinggi militer Iran) Qassem Solemani dan (wakil kepala militan PMF) Abu Mahdi al Muhandis, dilakukan oleh angkatan udara AS," ujarnya.

Seperti diketahui, kedua tokoh tersebut tewas dalam sebuah serangan drone pada awal Januari 2020 lalu di dekat bandara internasional Baghdad. Tewasnya Solemani membuat hubungan AS-Iran semakin memburuk, bahkan kedua negara berada diambang perang.

 

Antisipasi Kedatangan Kapal Perang Inggris, China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait