Jitunews.Com
27 Juli 2021 13:00 WIB

Kemenkes Rusia Setujui Uji Coba Vaksin AstraZeneca dan Sputnik Light

Uji coba tersebut akan melibatkan 150 pasien dan dijadwalkan selesai pada 2 Maret 2022

vaksin Covid-19 AstraZeneca (istimewa)

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Kementerian Kesehatan Rusia menyetujui uji coba bersama vaksin virus corona AstraZeneca dan Sputnik Light, menurut daftar persetujuan uji klinisnya.

"Studi sederhana, acak, fase I/II untuk menentukan keamanan dan imunogenisitas kombinasi AZD1222 dan rAd26-S, yang diberikan dalam skema peningkatan utama heterolog, untuk mencegah infeksi virus corona baru COVID-19 pada orang dewasa," demikian pernyataan Kemenkes Rusia, dikutip Sputniknews.

Penelitian ini akan melibatkan 150 pasien dan dijadwalkan selesai pada 2 Maret 2022.



China Kembali Desak AS Perbaiki Hubungan Bilateral

Untuk diketahui, vaksin Sputnik Light adalah versi satu dosis dari vaksin virus corona Rusia, Sputnik V, yang dikembangkan oleh Lembaga Investasi Langsung Rusia (RDIF) dan Institut Gamaleya. Menurut RDIF, Sputnik Light telah menunjukkan efikasi hingga 79,4% dalam mencegah infeksi COVID-19, atau lebih tinggi daripada beberapa vaksin dua dosis lainnya.

Sementara itu, AstraZeneca adalah vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford di Inggris dan perusahaan farmasi Swedia, AstraZeneca. Menurut data yang diterbitkan di jurnal kesehatan internasional, Lancet, vaksin AstraZeneca memiliki efikasi sebesar 76,0% dalam mencegah gejala COVID-19 setelah dosis pertama diberikan dan 81,3% setelah dosis kedua.

Dituduh Dukung Gerakan Anti Vaksin Covid-19 di Perancis, Begini Reaksi Rusia
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait