Jitunews.Com
23 Juli 2021 04:30 WIB

Angka Testing Covid-19 Turun 68 Persen, PKS: Klaim Penurunan Kasus Tak Bermakna Apa-apa

PKS meminta pemerintah mengukur efektifitas kebijakan pengendalian pandemi dengan indikator kuantitatif.

Netty Prasetiyani (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani menyoroti angka testing Covid-19 di Indonesia yang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, hal tersebut akan berdampak pada klaim penurunan kasus yang tidak bermakna.

"Klaim bahwa kasus mengalami penurunan tidak bermakna apa-apa jika testing kita rendah," kata Netty kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

"Jumlah testing kita turun drastis hingga 68 persen dalam tiga hari terakhir. Angka positivity rate kita juga meningkat hingga 30 persen dalam sepekan terakhir," sambungnya.



Angka Kematian Covid-19 Tinggi Terus, Satgas: Ini Tak Bisa Ditolerensi Lagi!

Netty meminta agar pemerintah tidak hanya sibuk mengganti istilah kebijakan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 saja. Namun juga mengukur efektifitas pelaksanaan kebijakan tersebut dengan indikator kuantitatif.

Ia lantas membeberkan indikator tersebut, antara lain jumlah pasien Covid-19 isolasi mandiri yang terpantau, tingkat BOR yang bisa ditoleransi, persediaan obat, oksigen, sejumlah alat kesehatan dan tenaga kesehatan.

"Bagaimana pemerintah dapat membangun kepercayaan publik bahwa PPKM efektif jika kurang didukung angka statistik yang jelas dan transparan," ujarnya.

 

Dianggap Dukung Gerakan Pembangkangan, Sejumlah Dokter di Myanmar Ditangkap Junta Militer
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait