Jitunews.Com
22 Juli 2021 19:00 WIB

Kasus Covid-19 di Indonesia Masih Tinggi, WHO Minta Aturan PPKM Diperketat dan Diperpanjang

Badan Kesehatan Dunia menilai kasus infeksi Covid-19 Indonesia masih sangat tinggi sehingga pemerintah harus memperketat dan memperpanjang aturan PPKM Darurat

Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss (istimewa)

JENEWA, JITUNEWS.COM - Perkembangan situasi Covid-19 Indonesia saat ini tengah menjadi sorotan dunia internasional. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (22/7) mendesak pemerintah Indonesia untuk memperpanjang aturan pengetatan yang disebut dengan istilah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat mengingat angka penularan Covid-19 yang dinilai masih tinggi.

"Indonesia saat ini sedang menghadapi tingkat penularan (Covid-19) yang sangat tinggi, dan ini merupakan indikasi pentingnya memberlakukan kebijakan pembatasan sosial dan penanganan kesehatan publik, khususnya pengetatan pergerakan masyarakat, di seluruh wilayah negara," demikian pernyataan WHO, dikutip Reuters.

Selama beberapa pekan terakhir, sejumlah media internasional, termasuk Reuters, menyebut jika Indonesia saat ini merupakan salah satu episentrum atau pusat pandemi global, dengan peningkatan kasus infeksi harian yang masih berada diatas 30 ribu kasus.



PAN Jelaskan Alasan Jokowi Hanya Panggil Bima Arya

Desakan tersebut muncul dalam waktu dua hari usai Presiden Jokowi mempertimbangkan untuk melonggarkan aturan PPKM Darurat mulai 26 Juli mendatang jika peningkatan kasus harian menunjukkan tren penurunan.

"Jika tren penurunan terus terjadi, pemerintah akan membuka pembatasan secara bertahap mulai tanggal 26 Juli 2021," kata Presiden Jokowi pada Selasa (20/7).

Beijing Tolak Rencana WHO Gelar Investigasi Covid-19 Kedua di China
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait