Jitunews.Com
22 Juli 2021 06:00 WIB

TKA Dilarang Masuk ke RI 2 Hari Lagi, Yasonna: Nggak Fair, Lagi Terbang Kita Deportasi

Yasonna mengatakan bahwa kebijakan yang berhubungan dengan kedatangan warga asing memerlukan jeda

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (setkab.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly telah menerbitkan Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 yang menyatakan bahwa tenaga kerja asing (TKA) dilarang masuk ke Indonesia. Dalam aturan tersebut, pemerintah tegas melarang TKA masuk ke Indonesia meski sebelumnya diizinkan dengan alasan proyek strategi nasional.

Meski aturan pelarangan tenaga kerja masuk ke Indonesia baru disahkan tanggal 21 Juli 2021. Namun, kata dia, aturan tersebut mulai berlaku dua hari lagi.

"Mengapa transisi dua hari? Karena baru hari ini kita umumkan, tentu tidak fair ada orang sedang proses terbang, tidak mungkin langsung kita deportasi," kata Yasonna dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/7/2021).



Demo Tolak PPKM Darurat Bergemuruh di Bandung, Ridwan Kamil: Mohon Sabar, Akan Ada Relaksasi

Yasonna mengatakan bahwa kebijakan yang berhubungan dengan kedatangan warga asing memerlukan jeda. Ia pun mengatakan bahwa Kemenkumham sudah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Saya sudah koordinasi dengan Ibu Menlu tentang hal ini juga. Jadi saya kira, kebijakan ini akan kita terapkan tentunya dengan ketat, dengan harapan bahwa kita bisa menangani pandemi dengan baik," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aturan tersebut baru saja dibuat karena adanya masukan dari berbagai pihak. Ia berjanji akan menjalankan kebijakan tersebut dengan ketat.

"Sekarang ini kita evaluasi kembali dan ada masukan-masukan dari masyarakat, kita sekarang ambil pengetatan yang lebih ketat untuk TKA. Apakah di proyek strategis nasional ataupun dalam proyek-proyek lainnya tidak kita perkenankan masuk," pungkasnya.

 

Demo Tolak PPKM Darurat Berakhir Ricuh, Koordinator: Karena Ada yang Menunggangi Aksi
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait