Jitunews.Com
17 Juni 2021 19:29 WIB

PDIP Bakal Kalah Jika Jagokan Puan, LSI Beberkan Opsi Lain

Kondisi akan berubah apabila satu tahun sebelum Pilpres 2024, tingkat elektabilitas Puan meningkat menjadi 25 persen.

Ketua DPR RI, Puan Maharani (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan PDIP akan kalah di Pemilu 2024 apabila mengajukan Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon Presiden. Pasalnya, kata dia, Puan memiliki elektabilitas yang rendah yakni hanya 2 persen.

"Kalau kemudian PDIP dan Mega sebagai queen maker menetapkan Puan sebagai capres di 2024, maka risikonya adalah ada potensi capres PDIP akan dikalahkan dengan capres yang lain," kata Adjie dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/6/2021).

"Artinya PDIP akan kehilangan peluangnya untuk mengontrol pemerintahan di 2024-2029," sambungnya.



Covid-19 Naik, Politisi PDIP Salahkan Pemerintah Daerah

Meski demikian, ia menyebut kondisi akan berubah apabila satu tahun sebelum Pilpres 2024, tingkat elektabilitas Puan meningkat menjadi 25 persen.

Ia pun memberikan opsi agar PDIP tetap bisa menang di Pemilu 2024, yaitu dengan menempatkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres dan Puan sebagai wapres. Namun demikian PDIP memiliki risiko yakni menggeser partai pemenang pemilu dari PDIP ke Gerindra.

"Ini memang satu pihan sulit, karena PDIP sebetulnya kalau dari sisi elektabilitas partai, saat ini PDIP punya potensi menghasilkan het-trick pemenang pemilu di 2024 nanti," jelasnya.

Adjie juga memberi opsi lain agar Puan dipasangkan dengan tokoh lain yang populer dengan menempatkan tokoh itu sebagai capres dan Puan sebagai wapres. Namun opsi tersebut juga berisiko bagi PDIP karena hal tersebut berkaitan dengan komitmen tokoh dari luar politik tersebut.

 

Belum Ada Capres Kelas Premium di Pilpres 2024, LSI Denny JA: Semua Tokoh Elektabilitasnya Dibawah 25
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait