Jitunews.Com
2 Juni 2021 14:16 WIB

Komisaris Garuda Ogah Terima Gaji, Yenni Wahid: Ringankan Beban Perusahaan

Yenni Wahid mengatakan bahwa gaji pegawai Garuda pernah dibayar full saat kondisi perusahaan mulai membaik

Yenny Wahid (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Tbk), Yeeni Wahid mengatakan bahwa kondisi perusahaan semakin parah di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, kata Yenny, dewan komisaris mengajukan agar gaji tidak diterima sebagi bentuk usaha meringankan beban perusahan.

"Berhubung kondisi makin parah, maka ada usulan agar gaji tidak dibayarkan dahulu untuk meringankan beban perusahaan," kata Yenny Wahid seperti dilansir detikcom, Rabu (2/6/2021).

Yenny mengatakan bahwa usulan tersebut bukan untuk pertama kalinya. Ia mengatakan bahwa dari awal pandemi Covid-19 sudah ada pengurangan gaji dan direksi hingga 50 persen. Ia mengatakan bahwa semakin tinggi jabatannya maka semakin banyak pula potongannya.



Soal Pensiun Dini Karyawan Garuda, Aria Bima: Prosesnya Harus Sesuai UU

Meski demikian, putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu mengatakan bahwa gaji pegawai pernah dibayar full saat kondisi perusahaan mulai membaik. Namun kemudian kembali di potong lantaran kondisi perusahaan semakin parah.

"Sempat dibayar full hanya beberapa bulan saja ketika kondisi membaik," lanjutnya.

 

Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Saut Situmorang: Pemerintah Malah Diisi Cheerleader Kampanye Pilpres
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait