Jitunews.Com
31 Mei 2021 19:14 WIB

Soal Pensiun Dini Karyawan Garuda, Aria Bima: Prosesnya Harus Sesuai UU

Keberadaan maskapai Garuda Indonesia adalah visi bangsa.

Politisi PDI Perjuangan, Aria Bima (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- PT Garuda Indonesoa Tbk (GIAA) menawarkan program pensiun dini kepada seluruh karyawannya. Hal ini dilakukan agar dapat bertahan di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima menegaskan bahwa keberadaan maskapai Garuda Indonesia adalah visi bangsa.

Keberadaan dan kehadiran Garuda Indonesia disebutnya menyangkut kehormatan Negara.



Pesawat Garuda Tergelincir di Makassar, AP I dan KNKT Indonesia Lakukan Investigasi

"Garuda Indonesia harus ada, terus kita selamatkan. Penyelamatannya nanti bagaimana? Dengan program restrukturisasi, privatisasi, agar perusahaan ini sehat. Penyelamatan ini butuh suntikan Negara," ujar Aria Bima di Jakarta, Senin (31/5/2021).

"Ini adalah perusahaan penerbangan dalam konteks kehadiran negara, kehormatan negara. Itulah saya katakan tidak melulu dilihat dari korporasinya. Dalam konteks ini, hal-hal yang menyangkut problem manajemen Garuda harus dibenahi. Tetapi standing position-nya ini adalah simbol negara," sambung Aria.

Lebih spesifik, soal pensiun dini, Aria Bima menekankan keseluruhan prosesnya harus sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Teknisnya bagaimana, Komisi VI DPR ditegaskannya tidak masuk terlalu detail ke aksi korporasi Garuda Indonesia. DPR tetap mengawasi dan memberikan pembinaan dengan berkomunikasi ke Menteri BUMN Erick Thohir.

"Kita tidak bisa intervensi BUMN, kita boleh mendengarkan karyawan, kalau kemudian soal direksi, kita tidak bisa masuk. Soal PHK, ikuti sesuai aturan, menggunakan manajemen Pancasila, dirembug," tukasnya.

Ditegur Wakil Ketua KPK Gegara Telepon di Pesawat, Mumtaz Rais: Kamu Siapa?
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar

Rekomendasi

 

Berita Terkait